KALTIMPOST.ID, ARCADIA – Nama Eileen Wang mendadak jadi sorotan di Amerika Serikat setelah perempuan yang menjabat Wali Kota Arcadia, California, itu mengaku bersalah dalam kasus dugaan spionase untuk pemerintah China.
Pengakuan tersebut disampaikan dalam proses hukum federal yang diumumkan awal pekan ini.
Perempuan berusia 58 tahun itu dituding bekerja sebagai agen asing ilegal untuk kepentingan Republik Rakyat China (RRC) sepanjang 2020 hingga 2022.
Baca Juga: Harta Rp 972 Miliar: Ini Daftar Mobil Mewah Warisan Milik Sherly Tjoanda
Kasus ini juga membuat Wang memilih mundur dari jabatannya sebagai wali kota di wilayah San Gabriel Valley, Los Angeles County.
Dalam dokumen pengadilan AS, Wang disebut menjalankan operasi propaganda bersama tunangannya saat itu, Yaoning “Mike” Sun.
Keduanya mengelola situs bernama “U.S. News Center” yang mengaku sebagai media informasi bagi komunitas warga keturunan China di Amerika.
Namun aparat federal menilai situs tersebut sebenarnya dipakai untuk menyebarkan narasi yang menguntungkan Beijing. Wang dan Sun diduga menerima arahan langsung dari pihak pemerintah China terkait artikel yang harus dipublikasikan.
Tak hanya menyebarkan propaganda, mereka juga dilaporkan mengirim laporan balik berupa tangkapan layar dan jumlah pembaca sebagai bukti tugas telah dijalankan.
Dalam penyelidikan, Sun bahkan disebut dimanfaatkan pemerintah China untuk memantau aktivitas Taiwan dari wilayah AS.
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Nol Rupiah, Diganti Tarif Jalan
Salah satu materi propaganda yang dipublikasikan terkait isu Xinjiang. Dalam dokumen perjanjian pembelaan, Wang diminta mengunggah tulisan yang menyangkal adanya genosida maupun kerja paksa terhadap warga Uyghur di wilayah tersebut.
Setelah artikel itu dipasang, atasan yang diduga terkait pemerintah China mengirim pesan apresiasi karena unggahan dilakukan dengan cepat.
Editor : Uways Alqadrie