KALTIMPOST.ID-Persoalan naiknya harga solar nonsubsidi turut jadi perhatian sejumlah pihak. Seperti pengusaha rental mobil Balikpapan yang juga penasihat Asperda Kaltim, Misran Wardani.
Ia mengaku kenaikan harga dexlite membuat pelaku usaha harus berpikir ulang mengoperasikan kendaraan diesel untuk kebutuhan harian.
“Dulu kenaikannya masih bisa ditoleransi sesuai kemampuan kantong. Sekarang naiknya hampir 100 persen,” ujarnya.
Menurut Misran, sebagian armada diesel kini mulai dikurangi operasionalnya karena biaya bahan bakar terlalu tinggi. “Dalam tanda kutip ada juga unit yang dikandangkan,” katanya.
Baca Juga: Karateka Muda Balikpapan Muhammad Arif Saprudin Raih Emas di Kejurnas Forki 2026 Bandung
Ia mengaku mulai menggunakan mobil listrik sebagai alternatif untuk kebutuhan pribadi. Namun solusi tersebut belum bisa diterapkan sepenuhnya pada bisnis rental.
“Kalau untuk pribadi, saya masih bisa pakai mobil listrik. Tapi untuk usaha rental situasinya berbeda,” ucapnya.
Misran menjelaskan, permintaan rental kendaraan saat ini juga sedang minim. Di sisi lain, pelaku usaha sulit menaikkan tarif sewa karena khawatir pelanggan beralih ke tempat lain.
“Kalau harga sewa dinaikkan pelanggan keberatan. Tapi kalau tidak dinaikkan, biaya operasional kami membengkak,” katanya.
Menurut dia, persoalan utama saat ini bukan pada stok dexlite, melainkan harga yang terus membebani pelaku usaha transportasi. “Kalau stok sebenarnya aman. Masalahnya memang di harga,” pungkasnya. (rd)
Editor : Romdani.