Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Berau Dukung Pengawasan BBM Subsidi, Polres Temukan Modus Barcode Ganda di SPBU

Romdani.
Penulis: Romdani.❯
Anggota Komisi II DPRD Berau Sutami
Anggota Komisi II DPRD Berau Sutami

Advertisement

KALTIMPOST.ID-Langkah Polres Berau bersama tim gabungan dalam memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi mendapat apresiasi dari DPRD Berau.

Pengawasan yang dilakukan di sejumlah SPBU di wilayah perkotaan dinilai efektif menekan praktik penyalahgunaan BBM subsidi yang selama ini merugikan masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Berau Sutami mengatakan, kegiatan inspeksi mendadak (sidak) dan pengawasan yang dilakukan aparat penegak hukum menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran.

Advertisement

Menurutnya, praktik penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum yang dikenal dengan istilah “pengetap” selama ini menjadi salah satu penyebab terganggunya distribusi bahan bakar di lapangan.

“Langkah yang dilakukan Polres Berau bersama tim gabungan ini sangat efektif. Sekarang para oknum yang selama ini menyalahgunakan BBM subsidi untuk keuntungan pribadi mulai berkurang,” ujarnya.

Advertisement

Sutami menjelaskan, keberadaan pengetap tidak hanya mengurangi hak masyarakat yang berhak menerima BBM subsidi, tetapi juga memicu antrean panjang dan kemacetan di sejumlah SPBU.

Kondisi tersebut kerap menimbulkan keluhan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan pengguna kendaraan yang bergantung pada BBM bersubsidi.

Karena itu, ia berharap pengawasan dilakukan secara berkelanjutan agar distribusi BBM subsidi semakin tertib dan dapat dinikmati masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Kalau kegiatan seperti ini dilakukan secara rutin, distribusi BBM subsidi akan semakin baik dan masyarakat tidak perlu antre terlalu lama,” katanya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Muhammad Fajri mengungkapkan bahwa dalam operasi pengawasan yang melibatkan personel Polres Berau, Subdenpom TNI AD, Pertamina, dan instansi terkait lainnya, ditemukan indikasi praktik kecurangan dalam pembelian BBM subsidi jenis Biosolar.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Antrean BBM Subsidi Ganggu Lalu Lintas dan UMKM, Pemkot Samarinda Minta Dishub Tertibkan SPBU

Antrean BBM Subsidi Ganggu Lalu Lintas dan UMKM, Pemkot Samarinda Minta Dishub Tertibkan SPBU

Antrean BBM subsidi di sejumlah SPBU Samarinda kembali memicu kemacetan dan mengganggu UMKM. Pemkot meminta Dishub menata antrean.

Andai Tanpa Pengetap, Tanpa Beli Solar Menginap

Andai Tanpa Pengetap, Tanpa Beli Solar Menginap

Antrean BBM subsidi di Kaltim dinilai perlu solusi menyeluruh. Penambahan SPBU diyakini dapat mengurai antrean dan menekan pengetap.

Kaltim Usulkan Kuota BBM 700 Ribu KL, SPBU 24 Jam Ditambah

Kaltim Usulkan Kuota BBM 700 Ribu KL, SPBU 24 Jam Ditambah

Pemprov Kaltim mengusulkan kuota BBM hingga 700 ribu KL dan mendorong penambahan layanan SPBU 24 jam di Samarinda.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer