Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kaltim Usulkan Kuota BBM 700 Ribu KL, SPBU 24 Jam Ditambah

D
Penulis: Denny Saputra❯
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menjelaskan bagaimana perkembangan penanganan pemadaman listrik di Kaltim. (DOK/KP)
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. (DOK/KP)

Advertisement

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengusulkan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) hingga 700 ribu kiloliter (KL) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemprov juga meminta alokasi BBM 2026 yang telah ditetapkan dapat dipenuhi maksimal dan dievaluasi jika masih belum mencukupi.

Usulan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dalam pertemuan dengan Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Samarinda di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (20/10).

Seno mengatakan, alokasi BBM yang tersedia belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan di Kaltim. Karena itu, evaluasi Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) diperlukan agar kuota yang diberikan sesuai dengan kebutuhan riil daerah.

Advertisement

“Kita meminta agar kuota yang ada itu dipenuhi tahun ini. Kalau kuota yang sudah terpenuhi pun masih kurang, perlu ada evaluasi dari BPH Migas agar usulan yang diberikan Pemerintah Kaltim bisa disesuaikan,” ujarnya.

Pemprov Kaltim menargetkan kuota BBM mencapai 700 ribu KL. Seno juga meminta alokasi sekitar 500 ribu KL yang sebelumnya dibahas dapat ditingkatkan, dengan harapan kuota 600 ribu KL bisa dipenuhi dan ditambah.

“Kalau kita, targetnya 700 ribu KL. Kalau bisa, kuota 600 ribu KL itu harus dipenuhi dan ditambah lagi,” sebutnya.

Di sisi lain, Hiswana Migas Samarinda berencana menambah SPBU yang beroperasi selama 24 jam untuk memperluas akses layanan BBM. Ketua DPC Hiswana Migas Samarinda Kartika Rahmawati mengatakan, dari lima SPBU yang direncanakan, dua lokasi di Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Kesuma Bangsa telah menerapkan layanan tersebut.

Penambahan jam operasional juga direncanakan di SPBU kawasan Jalan Kebaktian. Rencana itu telah dikoordinasikan dengan Biro Perekonomian Pemprov Kaltim dan Pertamina.

“Adapun besaran tambahan pasokan BBM masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut,” pungkas Kartika.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Listrik Kaltim Masih Padam Bergilir, Gubernur Rudy Mas'ud Sentil Klaim PLN dan Overhaul Pembangkit

Listrik Kaltim Masih Padam Bergilir, Gubernur Rudy Mas'ud Sentil Klaim PLN dan Overhaul Pembangkit

Listrik Kaltim masih padam bergilir, Gubernur Rudy Mas'ud pertanyakan elektrifikasi 98% PLN & soroti overhaul pembangkit Teluk Balikpapan.

Andi Harun: Tambah Kuota BBM Tak Cukup, Distribusi Harus Dibenahi

Andi Harun: Tambah Kuota BBM Tak Cukup, Distribusi Harus Dibenahi

Andi Harun mendorong pengawasan distribusi BBM bersubsidi diperketat agar kuota tambahan tidak dimanfaatkan pihak yang tak berhak.

Mahasiswa Samarinda Soroti Distribusi dan Kuota BBM, Pertamina Buka Suara

Mahasiswa Samarinda Soroti Distribusi dan Kuota BBM, Pertamina Buka Suara

Mahasiswa Samarinda menyoroti distribusi dan kuota BBM. Pertamina menyatakan terbuka terhadap masukan dan evaluasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer