Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa Samarinda Soroti Distribusi dan Kuota BBM, Pertamina Buka Suara

D
Penulis: Denny Saputra❯
AUDIENSI: Perwakilan Pertamina Patra Niaga saat menerima audiensi mahasiswa di Fuel Terminal Samarinda terkait evaluasi pasokan BBM. (IST)
AUDIENSI: Perwakilan Pertamina Patra Niaga saat menerima audiensi mahasiswa di Fuel Terminal Samarinda terkait evaluasi pasokan BBM. (IST)

Advertisement

SAMARINDA – Sejumlah mahasiswa di Samarinda menyoroti pelayanan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Timur. Aspirasi tersebut disampaikan dalam audiensi dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan di Fuel Terminal (FT) Samarinda, Rabu (7/10).

Beberapa persoalan yang dibahas mahasiswa antara lain kesesuaian pasokan dengan kebutuhan BBM, keterbukaan distribusi ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), hingga mekanisme penentuan kuota BBM di Kaltim, khususnya Samarinda.

Aspirasi mahasiswa diterima Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut I Fuel Hasanuddin Ritonga. Pertemuan berlangsung di lobi FT Samarinda.

Hasan mengatakan Pertamina terbuka terhadap masukan yang disampaikan mahasiswa. Menurutnya, aspirasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan dan memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami menerima dan mendengarkan aspirasi rekan-rekan. Kami memahami bahwa perhatian ini berkaitan dengan kebutuhan masyarakat terhadap BBM untuk menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya, Kamis (8/10).

Advertisement

Meski demikian, Hasan mengingatkan agar penyampaian aspirasi di lingkungan fasilitas BBM tetap memperhatikan aspek keselamatan. FT Samarinda merupakan fasilitas penyimpanan dan penyaluran BBM yang memiliki area terbatas serta menerapkan ketentuan keselamatan.

Terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun mengapresiasi perhatian mahasiswa terhadap pelayanan BBM di Samarinda.

Dia mengatakan masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pertimbangan untuk memperkuat koordinasi dengan pihak terkait.

“Terima kasih atas perhatian dan masukan yang disampaikan rekan-rekan mahasiswa,” ungkapnya.

Edi berharap komunikasi antara Pertamina dan masyarakat dapat terus berlangsung secara terbuka. Menurutnya, persoalan terkait pelayanan BBM dapat dibahas dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing pihak.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Waspadai Asap Imbas Karhutla, Pertamina Sebar 1.500 Masker

Waspadai Asap Imbas Karhutla, Pertamina Sebar 1.500 Masker

Kabut asap merebak. PPN Regional Kalimantan melalui Fuel Terminal Samarinda membagikan 1.500 masker gratis kepada masyarakat.

Kaltim Usulkan Kuota BBM 700 Ribu KL, SPBU 24 Jam Ditambah

Kaltim Usulkan Kuota BBM 700 Ribu KL, SPBU 24 Jam Ditambah

Pemprov Kaltim mengusulkan kuota BBM hingga 700 ribu KL dan mendorong penambahan layanan SPBU 24 jam di Samarinda.

Listrik Kaltim Masih Padam Bergilir, Gubernur Rudy Mas'ud Sentil Klaim PLN dan Overhaul Pembangkit

Listrik Kaltim Masih Padam Bergilir, Gubernur Rudy Mas'ud Sentil Klaim PLN dan Overhaul Pembangkit

Listrik Kaltim masih padam bergilir, Gubernur Rudy Mas'ud pertanyakan elektrifikasi 98% PLN & soroti overhaul pembangkit Teluk Balikpapan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer