Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Unik tapi Nyata! Anak Usaha Danantara Ini Cuma Baru Punya Satu Karyawan

Dwi Puspitarini • Rabu, 3 Juni 2026 | 04:59 WIB
Anak usaha Danantara, PT DSI, saat ini hanya memiliki satu pegawai. (Ist)
Anak usaha Danantara, PT DSI, saat ini hanya memiliki satu pegawai. (Ist)

KALTIMPOST.ID - PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), anak usaha Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, menjadi sorotan setelah diketahui saat ini baru memiliki satu karyawan. Satu-satunya pegawai yang bekerja di perusahaan tersebut adalah Luke Thomas Mahony yang menjabat sebagai Direktur Utama.

Meski baru memiliki satu orang dalam struktur operasionalnya, DSI telah resmi berstatus sebagai persero BUMN dan tengah menyiapkan langkah ekspansi melalui perekrutan tenaga kerja dalam jumlah besar.

DSI Mulai Operasi dengan Struktur Organisasi yang Masih Sederhana

Fakta mengenai jumlah karyawan DSI diungkapkan oleh Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir. Ia menjelaskan bahwa perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan sumber daya alam dan ekspor komoditas tersebut masih berada pada tahap awal pengembangan organisasi.

Sebagai perusahaan yang baru dibentuk, DSI saat ini masih fokus menyusun fondasi bisnis dan membangun sistem operasional yang akan mendukung kegiatan usaha di masa mendatang. Karena itu, keberadaan satu karyawan dinilai sebagai bagian dari proses pembentukan perusahaan yang masih berlangsung.

Meskipun jumlah pegawai saat ini sangat terbatas, status hukum perusahaan sudah resmi sebagai persero BUMN. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemerintah dan manajemen telah menyiapkan arah pengembangan perusahaan secara serius untuk mendukung sektor perdagangan sumber daya alam Indonesia di tingkat global.

Rekrutmen Global Disiapkan untuk Memenuhi Kebutuhan Tenaga Ahli

Untuk mempercepat pengembangan perusahaan, DSI berencana membuka rekrutmen dalam skala besar. Perekrutan tersebut tidak hanya ditujukan kepada tenaga kerja dalam negeri, tetapi juga menyasar talenta internasional yang memiliki pengalaman dan keahlian khusus di bidang perdagangan komoditas serta pembiayaan global.

Menurut Pandu Sjahrir, kebutuhan terhadap tenaga ahli di sektor tersebut cukup tinggi karena jumlah profesional yang memiliki kompetensi spesifik masih sangat terbatas. Sebagai contoh, tenaga trader batu bara berpengalaman disebut hanya berjumlah sekitar 2.000 orang di seluruh dunia.

Karena itu, perekrutan dari luar negeri dipandang penting untuk mempercepat transfer pengetahuan dan pengalaman kepada tenaga kerja Indonesia. Selain membuka peluang bagi profesional internasional, DSI juga memberikan kesempatan kepada pegawai dari berbagai BUMN untuk bergabung dan mengembangkan kemampuan di bidang perdagangan komoditas global.

Manajemen optimistis proses pengembangan organisasi dapat berjalan cepat. Keyakinan tersebut didasarkan pada pengalaman BPI Danantara yang sebelumnya memulai operasional dengan jumlah pegawai yang sangat sedikit. Dalam kurun waktu sekitar satu tahun, jumlah karyawan di BPI Danantara berkembang pesat hingga mencapai ratusan orang.

Dengan strategi perekrutan yang agresif dan fokus pada pengembangan sumber daya manusia, DSI diharapkan mampu membangun organisasi yang kuat untuk mendukung aktivitas perdagangan sumber daya alam Indonesia di pasar internasional. Meski saat ini baru memiliki satu karyawan, perusahaan menargetkan pertumbuhan organisasi secara bertahap seiring dengan perluasan kegiatan bisnis yang akan dijalankan.***

Editor : Dwi Puspitarini
#Anak Usaha Danantara Ini Cuma Baru Punya Satu Karyawan #PT Danantara Sumberdaya Indonesia #Danantara #dsi