KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Polda Banten terus memburu para pelaku pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Brimob yang terjadi di Kota Serang.
Hingga Kamis (4/6), polisi telah mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam aksi brutal tersebut, sementara enam pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Dian Setyawan mengatakan dua tersangka tambahan berhasil diamankan sehari sebelumnya. Dengan demikian, total pelaku yang telah ditangkap berjumlah empat orang.
Baca Juga: Dua Anggota Brimob Polda Banten Dibacok 11 Debt Collector
Menurut Dian, seluruh tersangka yang diamankan berada di lokasi kejadian dan memiliki peran aktif dalam aksi kekerasan tersebut.
Beberapa di antaranya diduga melakukan pelemparan batu, mengancam korban, hingga berupaya merampas kendaraan milik korban berupa Daihatsu Xenia keluaran 2024.
“Para pelaku yang ditangkap merupakan bagian dari kelompok yang melakukan pengeroyokan di tempat kejadian. Mereka terlibat dalam aksi pelemparan dan upaya penguasaan kendaraan korban,” ujarnya.
Penyidik kini telah mengantongi identitas enam pelaku lain yang diduga ikut terlibat. Tim gabungan masih melakukan pengejaran ke sejumlah lokasi untuk menangkap para buronan tersebut.
Polda Banten juga menegaskan tidak akan memberi ruang bagi praktik premanisme berkedok penagihan utang yang meresahkan masyarakat. Kepolisian berkomitmen menindak tegas setiap aksi perampasan kendaraan yang dilakukan secara melawan hukum.
Kasus ini bermula pada Selasa malam (2/6), ketika dua anggota Satbrimob Polda Banten terlibat cekcok dengan sekelompok debt collector.
Situasi kemudian memanas setelah sejumlah rekan debt collector lainnya datang ke lokasi hingga jumlah mereka mencapai 11 orang.
Baca Juga: Daftar Lengkap 8 Tersangka Kasus Korupsi Imigrasi, Ada Wamen Imipas Silmy Karim dan Eks Plt Dirjen
Dalam insiden tersebut, kedua anggota Brimob menjadi korban penganiayaan dan pembacokan menggunakan senjata tajam. Akibat serangan itu, korban mengalami luka sabetan pada tangan kanan dan bagian kepala sehingga harus mendapatkan perawatan medis.
Usai melakukan aksi kekerasan, para pelaku membawa kabur kendaraan yang digunakan korban serta sebuah mobil Toyota Fortuner.
Namun, setelah dilakukan pengejaran, dua pelaku berhasil diamankan di sekitar Gerbang Tol Serang Barat. Keduanya sempat menjadi sasaran amuk massa sebelum akhirnya diamankan petugas.
Editor : Uways Alqadrie