Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ajukan Rp 14 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

Dina Angelina • Jumat, 5 Juni 2026 | 12:34 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti di BSCC Dome, Jumat (5/6). (DINA ANGELINA/KP)    

 

BALIKPAPAN - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menggenjot program revitalisasi sekolah 2026 dengan anggaran mencapai Rp 14 triliun.

Tahun ini program revitalisasi yang diusulkan Kemendikdasmen menjangkau 11.744 satuan pendidikan dengan anggaran sekitar Rp 14 triliun. Targetnya program revitalisasi ini akan semakin meluas.

Terlebih Kemendikdasmen sedang mengajukan tambahan anggaran yang telah dibahas bersama. Perbaikan sarana prasarana sekolah dapat mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar.

“Insyaallah segera mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan dan Komisi X DPR RI terkait  yakni tambahan revitalisasi untuk 60.000 satuan pendidikan,” kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti di BSCC Dome, Jumat (5/6).

Baca Juga: Kunjungi Balikpapan, Mendikdasmen Gaungkan Gerakan Anak Indonesia Hebat dan Serahkan Bantuan Revitalisasi

Apabila seluruh anggaran disetujui, tahun ini program revitalisasi mencapai 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. “Bentuk revitalisasi bervariasi tergantung kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah,” sebutnya.

Baca Juga: Meski Diguyur Hujan Deras, Aksi Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan 4.000 Siswa Kaltim di Dome Balikpapan Tetap Kompak Senam Anak Indonesia Hebat!

Lebih lanjut, ada yang berupa perbaikan sekolah dengan tingkat kerusakan berat, penambahan ruang kelas belajar (RKB), pembangunan laboratorium, fasilitas sanitasi, dan berbagai sarana pendukung lainnya.

"Kami memiliki tiga prioritas pemberian bantuan revitalisasi pada 2026," sebutnya. Pertama, sekolah yang terdampak bencana alam, terutama di wilayah Sumatera dan Indonesia Timur.

Kedua, sekolah yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ketiga, sekolah yang mengalami kerusakan berat dan harus segera mendapat perbaikan. “Saat ini proses revitalisasi sudah mulai berjalan,” tutupnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#BSCC Dome Balikpapan #revitalisasi sekolah #Mendikdasmen Abdul Muti #Komisi X DPR RI