Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kapasitas Rumah Sakit Kaltim Diklaim Masih Mampu Mengimbangi Ledakan 500 Ribu Penduduk Baru

Eko Pralistio • Minggu, 7 Juni 2026 | 20:44 WIB
dr Jaya Mualimin, Kepala Dinas Kesehatan KaltimKepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Jaya Mualimin.

KALTIMPOST.ID– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim memberikan perhatian ekstra terhadap penguatan infrastruktur medis di dua wilayah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), yakni Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar), menyusul lonjakan drastis jumlah penduduk  yang kini menyentuh angka 4,4 juta jiwa.

Kepala Dinkes Kaltim dr Jaya Mualimin membeberkan, masifnya arus migrasi pendatang yang memicu penambahan hingga 500 ribu jiwa dari basis data sebelumnya, sempat membuat rasio ketersediaan tempat tidur di PPU dan Kukar merosot di bawah standar minimal nasional. Yaitu 1 banding 1.000 penduduk. Kendati demikian, pemprov optimistis kapasitas layanan rawat inap akan segera pulih dan melampaui ambang batas aman.

Baca Juga: Tiga RS Swasta Samarinda Tutup, Begini Kondisi Terkini Kamar Rawat Inap Pasien

Seiring dengan kesiapan operasional jaringan rumah sakit baru di koridor hulu dan pesisir, termasuk faskes satelit di kawasan Semboja, Kota Bangun, Muara Badak, serta optimalisasi RSUD AM Parikesit"Kalau seluruh rumah sakit yang direncanakan itu beroperasi, rasio tempat tidur di PPU bisa lebih dari satu per seribu penduduk," kata Kepala Dinkes Kaltim dr Jaya Mualimin kepada Kaltim Post, Minggu (7/6). 

Dinkes Kaltim menilai kapasitas rumah sakit yang ada saat ini masih mampu mengimbangi pertumbuhan jumlah penduduk tersebut. "Secara keseluruhan masih aman. Yang penting pengelolaan dan distribusi layanan kesehatan antar rumah sakit bisa berjalan dengan baik," tutupnya. (riz)

 

Editor : Muhammad Rizki
#Rasio Tempat Tidur Rumah Sakit #rumah sakit di kaltim #kukar #Jaya Mualimin #Penajam Paser Utara (PPU)