KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Penundaan rapat paripurna usulan hak angket DPRD Kaltim akibat tidak terpenuhinya kuota forum (kuorum) ditegaskan Agus Aras, tidak mengubah sikap Fraksi Gabungan Demokrat-PPP.
Menurutnya ketua Fraksi Gabungan Demokrat-PPP DPRD Kaltim itu, apa yang terjadi dalam paripurna menjadi bagian dari dinamika politik dan prosedur yang memang harus dilalui sebelum hak angket dapat benar-benar digunakan.
Aturan memang menyiratkan jika instrumen itu ingin digunakan ada mekanisme yang tak sederhana. "Karena itu, setiap tahapan harus dijalankan sesuai aturan yang berlaku,"
Menurutnya, syarat kuorum yang tinggi memang dirancang agar penggunaan hak pengawasan tertinggi legislatif itu tidak dilakukan secara serampangan. “Memang ada aturan dan mekanisme yang harus dilalui. Dan proses ini masih terus berjalan dengan segala dinamikanya,” sambungnya.
Baca Juga: Golkar Boikot Paripurna Hak Angket DPRD Kaltim, Ayub: Kami Berhak Tidak Setuju
Dan sikap politik Demokrat-PPP, kata Agus, hingga kini tidak berubah. Sejak awal fraksinya berada di barisan yang mendukung penggunaan hak angket sebagai respons atas aspirasi yang berkembang di masyarakat.
Karena itu, meski paripurna gagal digelar akibat minimnya kehadiran anggota dewan, Demokrat-PPP tetap memandang proses tersebut belum berakhir. Agenda hak angket masih terbuka untuk dilanjutkan melalui rapat paripurna berikutnya setelah dijadwalkan ulang oleh Badan Musyawarah DPRD Kaltim.
“Semoga pada paripurna selanjutnya syarat itu bisa terpenuhi. Intinya Demokrat-PPP tetap konsisten mengawal aspirasi tersebut,” katanya.
Baca Juga: PDIP Menolak Lembek! M Samsun Tegaskan Banteng Karang Paci Ogah Turunkan Hak Angket Jadi Interpelasi
Di tengah menghangatnya perdebatan mengenai sikap sejumlah fraksi yang tidak menghadiri paripurna, Agus enggan mengomentari keputusan politik yang diambil fraksi lain, termasuk Fraksi Golkar yang secara terbuka menyatakan penolakannya terhadap hak angket dan memilih tidak menghadiri rapat.
Menurut Agus, setiap fraksi memiliki pertimbangan dan strategi politik masing-masing yang menjadi bagian dari dinamika parlemen. Dan tak elok jika fraksi Demokrat-PPP masuk terlalu jauh mencampuri keputusan internal fraksi lain.
“Kami tidak ingin mencampuri urusan itu. Yang jelas, Demokrat PPP ingin memastikan aspirasi itu tak terhenti di tengah jalan. Sisanya, publik bisa menilai sendiri,” ujarnya singkat. (riz)
Editor : Muhammad Rizki