Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Peta Caketum PBNU 2026: Gus Yahya, Nasaruddin Umar hingga Cak Imin Masuk Bursa Muktamar NU

Uways Alqadrie • Rabu, 17 Juni 2026 | 07:16 WIB
Grafis Kaltim Post
Grafis Kaltim Post

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Dinamika menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mulai terasa. Sejumlah nama tokoh disebut-sebut memiliki peluang besar untuk bersaing memperebutkan kursi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode mendatang.

Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa pengalaman organisasi menjadi salah satu faktor penting yang kerap mengantarkan seseorang menuju pucuk kepemimpinan NU.

Menurutnya, jika menilik perjalanan organisasi dalam beberapa dekade terakhir, banyak ketua umum PBNU yang sebelumnya pernah mengemban amanah sebagai Katib Aam. Jabatan tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam proses kaderisasi dan kepemimpinan di lingkungan NU.

Baca Juga: Perempuan Bandung Hilang 3 Tahun Ditemukan Kritis, Diduga Disiksa dan Disekap Rekan Pria

Sejumlah tokoh besar NU tercatat pernah menempati posisi tersebut sebelum akhirnya terpilih sebagai ketua umum. Di antaranya adalah , , dan .

“Jika melihat pola dalam puluhan tahun terakhir, posisi Katib Aam cukup sering menjadi jalan menuju kepemimpinan tertinggi di PBNU,” ujar Gus Ipul.

Selain Katib Aam, ia juga menilai jabatan Sekretaris Jenderal PBNU memiliki rekam jejak yang kuat dalam melahirkan pemimpin organisasi. Hal serupa berlaku bagi tokoh yang pernah memimpin PWNU Jawa Timur, salah satu wilayah NU terbesar di Indonesia.

Gus Ipul mencontohkan perjalanan kepemimpinan tokoh senior NU yang sebelumnya pernah menjabat Sekjen PBNU maupun Ketua PWNU Jawa Timur sebelum dipercaya memimpin organisasi di tingkat nasional.

Menjelang Muktamar yang dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus 2026, sejumlah nama mulai ramai diperbincangkan oleh kalangan nahdliyin. Salah satu yang mencuat adalah .

Nama Menteri Agama tersebut dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman yang cukup untuk masuk dalam bursa calon ketua umum.

Baca Juga: BKN Ungkap Alasan Peserta Kopdes Bisa Kena Denda Rp100 Juta Jika Mundur

Sementara itu, Ketua Umum PBNU saat ini, , sebelumnya juga memberikan sinyal kesediaan untuk kembali maju dalam kontestasi mendatang.

Muktamar ke-35 NU diperkirakan menjadi salah satu agenda penting yang akan menentukan arah organisasi Islam terbesar di Indonesia itu untuk lima tahun ke depan. Berbagai dinamika dan komunikasi politik internal diprediksi terus berkembang menjelang pelaksanaan muktamar.

Editor : Uways Alqadrie
#muktamar nu ke 35 #bursa ketua umum NU 2026 #Muktamar NU 2026 #gus yahya #Menteri Agama Nasaruddin Umar