Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Daftar 10 Negara dengan Harga BBM Paling Murah di Dunia, Iran dan Libya Tak Sampai Rp1.000 per Liter

Uways Alqadrie • Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB
Grafis Kaltim Post
Grafis Kaltim Post

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Harga bahan bakar minyak (BBM) masih menjadi isu penting di berbagai negara. Namun di tengah tren kenaikan biaya energi global, sejumlah negara justru mampu mempertahankan harga bensin pada level yang sangat rendah.

Mayoritas negara dengan harga bensin termurah merupakan produsen minyak besar yang memiliki cadangan energi melimpah. Dukungan subsidi pemerintah serta biaya produksi yang relatif rendah membuat masyarakat di negara-negara tersebut dapat membeli bensin dengan harga jauh di bawah rata-rata dunia.

Baca Juga: Mengapa Hotel Sultan Dieksekusi? Ini Sejarah Lengkap Sengketa Lahan Senayan yang Berakhir 2026

Berdasarkan data Global Petrol Prices per 1 Juni 2026, Libya menempati posisi pertama sebagai negara dengan harga bensin paling murah. Harga satu liter bensin di negara Afrika Utara itu hanya sekitar USD 0,024 atau setara Rp427 dengan kurs Rp17.803 per dolar AS.

Harga tersebut bahkan lebih murah dibandingkan sebagian besar air minum kemasan yang dijual di pasaran.

Selain Libya, Iran dan Venezuela juga masuk tiga besar negara dengan harga bensin termurah. Ketiga negara tersebut dikenal memiliki cadangan minyak besar serta kebijakan subsidi energi yang kuat.

Fenomena perbedaan harga BBM antarnegara sebenarnya bukan disebabkan oleh harga minyak mentah yang berbeda. Sebab, harga minyak dunia umumnya mengacu pada pasar internasional yang relatif sama.

Perbedaan utama terletak pada kebijakan masing-masing pemerintah, terutama terkait subsidi energi, besaran pajak bahan bakar, hingga kemampuan negara dalam memproduksi minyak untuk kebutuhan domestik.

Negara-negara penghasil minyak biasanya memiliki ruang fiskal lebih besar untuk menekan harga BBM di dalam negeri. Sebaliknya, negara yang bergantung pada impor energi cenderung membebankan harga pasar dan pajak kepada konsumen sehingga harga bensin menjadi lebih mahal.

Baca Juga: Daftar Lengkap Aset Eddy Tansil yang Disita Negara, Nilainya Rp82,6 Miliar

Libya menjadi contoh paling mencolok. Dengan cadangan minyak terbesar di Afrika, pemerintah negara tersebut masih mempertahankan subsidi energi dalam jumlah besar sehingga masyarakat dapat menikmati

Editor : Uways Alqadrie
#harga bensin termurah #harga bensin termahal #harga minyak #perang Iran Amerika Serikat #harga minyak hari ini