Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Proyek Rp 26,1 Triliun di IKN Bikin Sektor Konstruksi Makin Ngebut

Raden Roro Mira Budi Asih • Rabu, 24 Juni 2026 | 16:11 WIB
INFRASTRUKTUR: Pembangunan proyek baru di kawasan IKN diperkirakan menjadi pendorong utama aktivitas konstruksi. Tercatat kebutuhan anggaran IKN naik 11,75 persen dibanding 2025.
INFRASTRUKTUR: Pembangunan proyek baru di kawasan IKN diperkirakan menjadi pendorong utama aktivitas konstruksi. Tercatat kebutuhan anggaran IKN naik 11,75 persen dibanding 2025.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Saat sektor pertambangan menghadapi tekanan, lapangan usaha konstruksi diperkirakan tampil sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur pada 2026. Aktivitas pembangunan yang terus berlangsung di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi sumber optimisme baru bagi ekonomi daerah.

Sejumlah proyek besar mulai memasuki tahap pengerjaan, termasuk pembangunan ekosistem Gedung Yudikatif dan Legislatif. Dijelaskan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kaltim Jajang Hermawan, sektor konstruksi diproyeksikan tumbuh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2026, pembangunan proyek baru di kawasan IKN dengan nilai estimasi sekitar Rp26,1 triliun diperkirakan menjadi pendorong utama aktivitas konstruksi. Selain itu, kebutuhan anggaran IKN juga tercatat meningkat 11,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penguatan sektor itu turut tercermin dari membaiknya sejumlah indikator pendukung, seperti pengadaan bahan bangunan dan penyaluran kredit konstruksi. Tidak hanya pembangunan ibu kota baru, proyek hilirisasi industri, pengembangan energi, dan sektor pangan juga memperbesar permintaan terhadap jasa konstruksi di berbagai wilayah Kaltim.

“Dengan demikian, Lapangan Usaha Konstruksi diprakirakan tetap menjadi motor penting dalam mendorong Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dan realisasi investasi di Kaltim,” ungkap Jajang. Menurutnya, pertumbuhan sektor konstruksi memiliki peran strategis karena mampu menciptakan efek berganda yang luas, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan aktivitas usaha pada sektor-sektor pendukung lainnya. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Ekonomi Kaltim #bank indonesia #IKN #KPW BI Kaltim