KALTIMPOST.ID, SAMARINDA—Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada 110 aparatur sipil negara (ASN) pada Senin (29/6), sebagai bagian dari penataan organisasi berbasis sistem merit dan manajemen talenta.
Pejabat yang dilantik terdiri dari 9 pejabat pimpinan tinggi pratama, 45 pejabat administrator, 37 pejabat pengawas, serta 19 pejabat fungsional. Meski begitu, masih ada sekitar 16 posisi eselon II yang kosong di beberapa dinas, biro, serta direktur di lingkungan Pemprov Kaltim.
"Insyaallah bulan depan akan ada pelantikan lagi untuk eselon II, III, dan IV. Target kami, seluruhnya selesai pada Juli setelah sinkronisasi dengan BKN," ucap Rudy.
Rudy menegaskan, penempatan sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru sepenuhnya mengacu pada sistem merit dan manajemen talenta.
Sementara sisa jabatan yang belum terisi akan dipenuhi melalui mekanisme talent pool atau shelter, termasuk membuka peluang bagi pejabat dari pemerintah kabupaten/kota maupun daerah lain.
Pada kesempatan itu, pihaknya mengimbau kepada para kepala dinas yang baru dilantik agar tidak lagi membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.
"Kepala dinas yang baru ini bukan untuk beradaptasi lagi, tetapi langsung berakselerasi. Sementara pejabat sebelumnya diharapkan melakukan transfer knowledge agar target-target pemerintah bisa segera dikejar, terutama memasuki Juli dan Agustus," ucapnya.
Rudy juga memastikan pengisian jabatan definitif ini akan mempermudah proses pengambilan kebijakan di lingkungan Pemprov Kaltim. Selama ini, sejumlah organisasi perangkat daerah masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
"Posisi yang sebelumnya kosong dan diisi Plt sekarang mulai kita isi. Pejabat lama juga tetap membantu proses transisi agar pekerjaan berjalan lancar," kuncinya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki