KALTIMPOST.ID, SAMARINDA—Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 di Kalimantan Timur ternyata belum dimulai. Hingga akhir Juni, pemerintah provinsi masih sibuk mengumpulkan dan memilah usulan anggaran dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, Ahmad Muzakkir mengatakan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) memang belum menggelar rapat untuk membahas APBD Perubahan. Saat ini, prosesnya masih sebatas menginventarisasi seluruh usulan anggaran yang masuk dari masing-masing perangkat daerah.
"Kita masih melakukan identifikasi dan totalnya, terhadap usulan-usulan anggaran yang diajukan SKPD. Itu berdasarkan surat yang masuk. Jadi hingga sekarang TAPD belum membahas," ungkapnya, Selasa (30/7/2026).
Menurut Muzakkir, belum dimulainya pembahasan bukan karena ada kendala. Pemerintah daerah saat ini masih memprioritaskan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 yang dikoordinasikan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Selama proses penyusunan RKPD masih berjalan, pembahasan APBD Perubahan memang belum masuk ke tahap teknis di tingkat TAPD. "Ketika tahapan itu selesai, baru masuk pembahasan anggaran perubahan," imbuhnya. Kendati begitu, Muzakkir memastikan waktu yang tersedia masih cukup untuk menyelesaikan seluruh rangkaian pembahasan hingga pengesahan APBD Perubahan 2026.
Sebagaimana mekanisme yang berlaku, pembahasan anggaran perubahan disebutnya memang baru dilakukan setelah semester pertama tahun anggaran berakhir. Karena itu, pemerintah memperkirakan pembahasan mulai berjalan pada bulan depan. "Masih sangat cukup. Sekarang kan masih tahap inventarisasi. APBD Perubaban dibahas setelah semester pertama selesai, kemungkinan bulan depan sudah dibahas," kuncinya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki