KALTIMPOST.ID, TEHERAN – Pemerintah Iran menyiapkan pengamanan dalam skala besar untuk rangkaian pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Prosesi yang melibatkan jutaan pelayat dan berlangsung di sejumlah kota di Iran hingga Irak diperkirakan menjadi salah satu operasi keamanan terbesar yang pernah dilakukan Republik Islam Iran.
Selain mengawal perjalanan jenazah lintas negara, aparat juga akan mengamankan para pejabat tinggi yang diperkirakan menghadiri upacara penghormatan terakhir tersebut.
Baca Juga: Bupati Langkat Syah Afandin Terjaring OTT: KPK Telusuri Dugaan Suap Proyek dan Barang Bukti
Sebagai bagian dari persiapan, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah melakukan kunjungan ke Baghdad untuk berkoordinasi dengan pemerintah Irak. Pertemuan itu membahas pengamanan prosesi yang akan melintasi wilayah kedua negara.
Belajar dari Insiden Pemakaman Khomeini
Langkah pengamanan ketat tidak lepas dari pengalaman pahit saat pemakaman pendiri Republik Islam Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini, pada Juni 1989.
Kala itu, jenazah Khomeini lebih dulu disemayamkan di kompleks Mosalla, Teheran. Namun, ketika iring-iringan menuju lokasi pemakaman dimulai, lautan manusia menyerbu peti jenazah untuk memberikan penghormatan terakhir.
Situasi berubah tidak terkendali. Peti jenazah rusak, kain kafan sempat terlepas, sementara aparat keamanan kesulitan membendung massa.
Untuk menghindari kondisi yang semakin memburuk, jenazah akhirnya dievakuasi menggunakan helikopter dan dibawa kembali ke Jamaran sebelum dimakamkan sehari kemudian.
Media pemerintah Iran saat itu menyebut sekitar 10 juta orang menghadiri pemakaman Khomeini. Meski banyak korban luka dan dilaporkan ada korban jiwa akibat desak-desakan, pemerintah tidak pernah mengumumkan jumlah resmi korban.
Tragedi Soleimani Jadi Pengingat
Insiden serupa kembali terjadi saat pemakaman Komandan Garda Revolusi Iran, Jenderal Qasem Soleimani, yang tewas dalam serangan pesawat nirawak Amerika Serikat di dekat Bandara Baghdad pada 3 Januari 2020.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Pemakaman Ali Khamenei 4–9 Juli 2026, Iran Tetapkan Libur Nasional Tiga Hari
Prosesi pemakaman yang dihadiri jutaan warga berubah menjadi tragedi setelah terjadi desak-desakan di tengah kerumunan. Peristiwa tersebut menewaskan puluhan orang dan menjadi salah satu insiden paling kelam dalam sejarah pemakaman kenegaraan Iran.
Pengalaman dari dua peristiwa besar itu menjadi dasar pemerintah Iran menyusun strategi pengamanan yang lebih ketat dalam prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei agar tragedi serupa tidak kembali terulang.
Editor : Uways Alqadrie