Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kejar Standar AFC 2026, Lampu Stadion Palaran Resmi Dipindah ke Segiri, Begini Skema Pendanaannya

Eko Pralistio • Minggu, 5 Juli 2026 | 18:24 WIB
Stadion Segiri Samarinda mengejar standar pencahayaan yang dibutuhkan dalam kompetisi Super League dan syarat dari Asian Football Confederation (AFC) pada 2026. (RAMA SITOHANG/KP)
Stadion Segiri Samarinda mengejar standar pencahayaan yang dibutuhkan dalam kompetisi Super League dan syarat dari Asian Football Confederation (AFC) pada 2026. (RAMA SITOHANG/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA—Rencana Pemprov Kalimantan Timur memindahkan lampu Stadion Utama Palaran ke Stadion Segiri Samarinda sempat menjadi perhatian publik. Namun, langkah tersebut diklaim bukan sekadar memindahkan aset, melainkan untuk mengejar standar pencahayaan yang dibutuhkan dalam kompetisi Super League dan syarat dari Asian Football Confederation (AFC) pada 2026.

Pemindahan lampu bermerek Philips itu juga menjadi bagian dari persiapan Stadion Segiri sebagai kandang Borneo FC, sekaligus mengantisipasi jika stadion tersebut digunakan untuk agenda Timnas Indonesia.

Dari hasil kajian teknis, tingkat pencahayaan Stadion Segiri saat ini baru mencapai 935 lux. Angka itu masih jauh di bawah standar minimal yang ditetapkan untuk Super League dan AFC, yakni 1.800 lux. Nah, untuk menutup kekurangan tersebut, Pemprov Kaltim melakukan simulasi bersama sejumlah pihak terkait.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman mengatakan, hasil simulasi Dinas PUPR Kaltim dan Philips menghasilkan, apabila lampu dari Stadion Palaran dipindahkan ke Stadion Segiri, tingkat pencahayaan diperkirakan meningkat menjadi 1.667 lux.

Artinya, stadion masih membutuhkan tambahan sekitar 133 lux atau setara delapan unit lampu agar memenuhi standar 1.800 lux. Sementara itu, simulasi yang dilakukan PSSI menghasilkan perhitungan berbeda. Menurut PSSI, Stadion Segiri masih memerlukan tambahan sekitar 300 lux atau sekitar 10 unit lampu untuk mencapai standar internasional.

Baca Juga: Tembus Panggung ASEAN dan AFC, Borneo FC dan Persib Bandung Ditunggu Jadwal Padat

Pemprov Kaltim juga memastikan dari sisi konstruksi, tiang lampu Stadion Segiri aman untuk dipasangi lampu dari Stadion Palaran. Bahkan, bobot lampu Philips yang ada di Palaran disebut lebih ringan dibanding lampu yang saat ini terpasang di Segiri.

Kendati demikian, beberapa penyesuaian tetap harus dilakukan, terutama pada komponen power supply, driver, dan dudukan lampu agar sistem pencahayaan dapat berfungsi dengan optimal. "Poses pemindahan lampu tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Sebab, terdapat perbedaan desain pencahayaan, sistem instalasi, konstruksi dudukan, hingga kebutuhan lensa dan kabel," urainya.

Di sisi lain, Rasman mengakui waktu pengerjaan cukup terbatas. Super League dijadwalkan mulai bergulir pada awal September 2026, sedangkan agenda AFC akan berlangsung pada awal Oktober 2026. Karena anggaran APBD murni sudah berjalan dan APBD Perubahan belum ditetapkan, Pemprov Kaltim menyiapkan skema pendanaan alternatif agar pekerjaan tidak tertunda. 

"Opsi CSR dari perusahaan pertambangan, perkebunan, BUMD Kaltim, maupun partisipasi pihak ketiga saat ini menjadi jalur yang paling tepat dan cepat agar realisasi di lapangan tidak terhambat," kuncinya. (riz)

 

Editor : Muhammad Rizki
#stadion segiri #Borneo FC Samarinda