KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Kinerja ekspor Kalimantan Timur kembali menunjukkan tren positif pada Mei 2026. Setelah sempat berada di level USD1,77 miliar pada April, nilai ekspor Benua Etam naik menjadi USD1,83 miliar. Kenaikan tersebut didorong oleh membaiknya ekspor migas, terutama komoditas gas, yang kembali dikapalkan pada bulan tersebut.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas'ud Rifai menjelaskan, nilai ekspor Kaltim pada Mei 2026 mencapai USD1.825,42 juta atau meningkat 2,89 persen dibandingkan April 2026 yang senilai USD1.774,16 juta.
"Peningkatan nilai ekspor disebabkan karena naiknya nilai ekspor migas dan nonmigas masing-masing sebesar 35,47 persen dan 0,92 persen," ujar Mas'ud. BPS mencatat, nilai ekspor migas pada Mei 2026 yaitu USD136,82 juta, meningkat dari USD101,00 juta pada April 2026.
Baca Juga: Kejar Standar AFC 2026, Lampu Stadion Palaran Resmi Dipindah ke Segiri, Begini Skema Pendanaannya
Sementara itu, ekspor nonmigas juga mengalami kenaikan menjadi USD1.688,60 juta, dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat USD1.673,16 juta. Mas'ud mengungkapkan, lonjakan ekspor migas terutama berasal dari kembali berlangsungnya ekspor gas.
"Kenaikan nilai ekspor migas disebabkan oleh naiknya nilai ekspor gas. Pada Mei 2026 tercatat ekspor gas USD68,09 juta, sedangkan pada bulan sebelumnya tidak terdapat ekspor gas," jelasnya. Secara tahunan, performa ekspor Kaltim juga menunjukkan pertumbuhan.
Nilai ekspor Mei 2026 meningkat 9,21 persen dibandingkan Mei 2025 yang saat itu tercatat USD1.671,54 juta. Meski demikian, jika dihitung secara kumulatif selama Januari hingga Mei 2026, nilai ekspor Kaltim mencapai USD8.375,51 juta, atau masih mengalami penurunan tipis 0,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Dikatakan Mas'ud, capaian tersebut menunjukkan bahwa pemulihan ekspor terus berlangsung, meski secara akumulasi masih sedikit berada di bawah kinerja tahun sebelumnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki