Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Selat Hormuz Memanas Lagi, Iran Diduga Tembakkan Rudal ke Kapal Komersial di Jalur Energi Dunia

Uways Alqadrie • Selasa, 7 Juli 2026 | 13:54 WIB
Grafis Kaltim Post
Grafis Kaltim Post

KALTIMPOST.ID, WASHINGTON – Ketegangan di kawasan Selat Hormuz kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan meluncurkan sedikitnya dua rudal ke arah kapal-kapal komersial yang melintas di jalur pelayaran strategis tersebut.

Berdasarkan laporan media Amerika Serikat, insiden terjadi pada Senin (6/7/2026) malam waktu setempat. Dua kapal dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan tersebut, meski hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa.

Baca Juga: 1.500 Buruh Siap Demo di Kemenkeu, Desak Pajak JHT, THR, dan Pesangon Dihapus

Laporan yang mengutip pejabat Amerika Serikat menyebut Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan serangan itu.

Sebelumnya, IRGC disebut telah mengirim peringatan melalui komunikasi radio maritim kepada kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Dalam pesan tersebut, kapal diminta mewaspadai ancaman rudal dan drone yang diklaim siap diluncurkan.

Salah satu kapal yang diduga menjadi sasaran adalah Al Rekayyat, kapal tanker pengangkut gas alam cair (LNG) milik perusahaan pelayaran Qatar, Nakilat.

Laporan menyebut kapal tersebut mengalami hantaman di sisi kiri lambung, tepat di atas ruang mesin. Akibatnya terjadi kebakaran yang disertai kepulan asap tebal di area mesin.

Meski demikian, seluruh awak kapal dilaporkan berhasil menyelamatkan diri dan berkumpul di sisi kanan kapal sambil menunggu penanganan lebih lanjut.

Serangan disebut terjadi ketika kapal berada di kawasan pintu masuk Selat Hormuz yang mengarah ke Teluk Oman.

Di sisi lain, otoritas keamanan maritim Inggris juga melaporkan insiden terpisah yang melibatkan sebuah kapal tanker di perairan timur Limah, Oman.

Kapal tersebut dilaporkan terbakar setelah dihantam proyektil yang hingga kini belum diketahui asal maupun jenisnya.

Baca Juga: AS dan Negara Barat Kompak Absen, 110 Negara Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Iran

Rangkaian insiden terbaru itu kembali memicu kekhawatiran terhadap keamanan pelayaran internasional di Selat Hormuz, jalur vital yang menjadi lintasan utama pengiriman minyak dan gas dunia.

Ketegangan di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas perdagangan energi global apabila eskalasi terus berlanjut.

Editor : Uways Alqadrie
#pemakaman ayatullah ali khamenei #selat hormuz #iran #amerika serikat (AS) #perang Iran Amerika Serikat