KALTIMPOST.ID,JAKARTA–Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan bagi seluruh profesi di Indonesia guna memutus mata rantai korupsi dan tindakan pemerasan terhadap masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Puncak Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo merinci sejumlah profesi pelayanan publik yang krusial dan membutuhkan penyesuaian pendapatan yang layak. "Guru-guru butuh gaji yang baik. Dokter-dokter dan perawat-perawat juga butuh gaji yang baik. Tentara dan polisi membutuhkan gaji yang baik supaya mereka tidak memeras rakyat. Pegawai negeri juga membutuhkan gaji yang baik agar mereka tidak melakukan korupsi," ujar Presiden.
Baca Juga: Teror Bom saat MPLS di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Kantongi Identitas Pengirim Ancaman WhatsApp
Untuk mewujudkan kesejahteraan tersebut, Kepala Negara mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik, untuk melupakan ego kelompok dan bersatu demi kepentingan nasional. Menurutnya, perbedaan haluan politik merupakan dinamika yang wajar dalam alam demokrasi.
"Percayalah, mari kita bersatu, semua unsur. Kita berbeda tidak ada masalah. Berbeda partai juga tidak ada masalah. Setiap sekian tahun kita bertanding dengan baik. Tidak ada masalah siapa yang menang, monggo," tegas Prabowo.
Baca Juga: Boyong Gelar Juara U15 di Piala Soeratin, Dostep Balikpapan Tuntaskan Target
Soko Guru Ekonomi Nasional
Selain menyoroti pendapatan pekerja, Presiden ke-8 RI ini juga mengingatkan kembali peran vital koperasi sebagai salah satu soko guru perekonomian nasional. Ia menepis kekhawatiran bahwa keberpihakan pemerintah pada koperasi akan mematikan sektor usaha lainnya.
"Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain. No!" cetus Prabowo.
Baca Juga: Batu Bara Tak Lagi Mampu Dongkrak Ekspor Kaltim
Sebaliknya, ia meyakini bahwa penguatan koperasi justru akan menjadi katalisator pertumbuhan di semua sektor, yang pada akhirnya mendongkrak kebangkitan ekonomi nasional. "Kita perkuat, Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit, dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini," imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Presiden Prabowo memberikan pesan menohok bagi pihak-pihak yang masih meragukan masa depan bangsa, khususnya terkait program Koperasi Merah Putih. Ia meminta para pengkritik yang pesimistis untuk tidak memperkeruh suasana.
Baca Juga: Targetkan Emas di Rumah Sendiri, PSSI Paser Mulai Rancang Kerangka Skuad Porprov 2026
"Yang ragu-ragu, duduk di rumah saja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain, tidak ada yang melarang," katanya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko