Yatim Piatu Asal Agam Sumbar Diduga Jadi Korban TPPO di Myanmar: Keluarga Mohon Kemenlu Selamatkan Ayu dari Sindikat Scam

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 11:43 WIB
Grafis Kaltim Post
Grafis Kaltim Post

KALTIMPOST.ID, PADANG – Seorang perempuan yatim piatu asal Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang berujung penyekapan oleh sindikat penipuan daring (online scam) di kawasan Myawaddy, Myanmar.

Korban bernama Ayu Elsih (22). Keluarganya kini diliputi kecemasan setelah mengetahui Ayu diduga berada di wilayah konflik dan tidak dapat keluar dari lokasi tempatnya ditahan.

Adik korban, Yuliza, mengungkapkan bahwa Ayu sebelumnya bekerja di Batam. Saat itu, ia menerima tawaran pekerjaan yang disebut-sebut berada di sebuah restoran di Thailand melalui perantara atau calo.

Baca Juga: Lamine Yamal Cetak Sejarah! Muslim Termuda Juara Piala Dunia 2026, Simak Profil, Gaji, dan Deretan Prestasinya

Namun, setelah berangkat ke luar negeri, janji tersebut tidak pernah terwujud. Ayu justru diduga dibawa masuk ke Myanmar dan ditempatkan di sebuah kamp yang diduga menjadi lokasi operasional sindikat penipuan daring internasional.

Komunikasi terakhir dengan keluarga terjadi pada Kamis (16/7/2026). Melalui pesan suara, Ayu mengaku kondisinya semakin memprihatinkan dan hampir mustahil melarikan diri karena seluruh akses keluar dijaga ketat oleh kelompok bersenjata.

Keluarga juga mengaku sempat mendapat permintaan untuk mengirimkan sejumlah uang ke rekening di Indonesia yang diduga digunakan sindikat sebagai bagian dari upaya pemerasan.

Atas kondisi tersebut, keluarga berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah cepat melalui jalur diplomasi internasional.

Baca Juga: Warga Sumbar dan Riau Diduga Disekap di Myanmar: Mengaku Disiksa dan Diperas hingga Rp220 Juta

Mereka meminta Kementerian Luar Negeri RI, BP2MI, serta Bareskrim Polri berkoordinasi untuk mengupayakan penyelamatan dan pemulangan Ayu bersama korban lainnya secepat mungkin.

Editor : Uways Alqadrie
tppo Myanmar 2 WNI disekap di Myanmar Interpol Indonesia Presiden Prabowo kementerian luar negeri Indonesia