KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Kondisi lampu penerangan jalan umum (LPJU) di sejumlah ruas jalan protokol Kota Samarinda hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat. Meski telah lama padam dan membuat ruas jalan gelap pada malam hari, perbaikan belum bisa dilakukan karena terkendala anggaran.
Tiga ruas yang menjadi perhatian yakni Jalan Pahlawan, Jalan dr. Soetomo, dan Jalan S. Parman. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengaku masih mengupayakan penganggaran agar peremajaan LPJU dapat direalisasikan.
Kepala Dishub Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu mengatakan, hingga saat ini belum tersedia anggaran untuk memperbaiki maupun mengganti fasilitas LPJU di tiga jalan protokol tersebut. "Belum, anggarannya belum ada," ujarnya, Rabu (22/7). Menurut Manalu, apabila terdapat ruang fiskal, pihaknya akan mengusulkan pekerjaan tersebut melalui APBD Perubahan 2026. Namun untuk saat ini belum ada kepastian.
"Kalau memang tersedia anggaran, kita usahakan masuk di APBD Perubahan. Tapi sekarang memang belum ada," jelasnya. Dishub telah menghitung kebutuhan anggaran untuk melakukan peremajaan LPJU di tiga ruas jalan tersebut. Nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp10 miliar.
Anggaran itu tidak hanya digunakan untuk mengganti lampu, tetapi juga melakukan peremajaan menyeluruh terhadap infrastruktur LPJU yang dinilai sudah tua. "Kurang lebih sekitar Rp10 miliar. Karena bukan hanya lampunya yang diganti, tetapi juga tiang dan kabelnya karena sudah lama," pungkasnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki