KALTIMPOST.ID,JAKARTA–Modus penyelundupan narkotika ke dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) makin aneh-aneh saja. Kali ini, sebuah lapas di kawasan Nizhny Novgorod, Rusia, dibuat geger setelah menangkap seekor kucing yang dimanfaatkan sebagai kurir barang haram tersebut.
Informasi penangkapan “penyusup berbulu” ini dirilis resmi oleh Direktorat Utama regional Layanan Pemasyarakatan Federal (FSIN) Rusia pada Selasa, 21 Juli 2026. "Seekor penyusup berbulu yang tidak biasa telah ditangkap. Pelaku ternyata adalah seekor kucing yang dilengkapi kalung kain buatan sendiri. Di dalamnya ditemukan zat-zat yang tidak diketahui," tulis laporan resmi FSIN, dikutip via Izvestia, Senin (27/7/2026).
Baca Juga: Dinas ESDM Sebut Kopdes Merah Putih Bisa Kelola Tambang Rakyat di Kaltim, Ini Syaratnya
Petugas lapas yang curiga langsung memanggil pawang anjing beserta anjing pelacak bernama Foxy ke lokasi kejadian. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, dipastikan bahwa isi dalam kalung rakitan yang melingkar di leher kucing tersebut adalah narkoba.
Hewan terampil ini diduga sengaja dilatih oleh sindikat untuk menyelinap masuk ke area tahanan demi mengantarkan paket ilegal kepada para narapidana.
Baca Juga: Tagih Hak Dapur MBG hingga Rp 3,5 Miliar, Perkumpulan Mitra Datangi Kantor BGN
Dipastikan Selamat dan Dilepas Kembali
Meski sempat disita barang buktinya, pihak FSIN memastikan bahwa kondisi fisik sang anabul (anak bulu) dalam keadaan baik dan tidak mengalami trauma maupun cedera.
Setelah seluruh paket terlarang diamankan dan pemeriksaan selesai dilakukan, petugas langsung melepaskan kucing tersebut.
Baca Juga: Cabai hingga Telur Turun Harga, TPID PPU Siapkan Empat Langkah Tekan Inflasi
Banjir Reaksi Lucu dari Netizen
Sontak, rekaman video penangkapan kurir tak biasa ini viral di berbagai media sosial seperti X dan Instagram. Kejadian ini memancing beragam respons kocak dari warganet.
-
"Emang boleh mahlvk selucu ini jadi kurir sabu?😭" tulis akun
@xcandrapratams. -
"Ini upahnya pasti daging Kobe Wagyu atau ikan salmon ya sampe mau begitu. Btw ini yang dipenjara si kucing atau siapa? Kasian mengnya," timpal
@tikdetik. -
"Pinter juga mereka pake si meng," komentar netizen lainnya.
Bukan Kejadian Pertama di Dunia
Baca Juga: Viral! Video Syur Tayang di Videotron Melawi Kalimantan Barat, Pemkab Sebut Sistem Dibajak
Aksi memanfaatkan hewan kesayangan sebagai sarana kejahatan ini rupanya bukan kali pertama terjadi.
Pada tahun 2025 lalu, kasus serupa pernah dibongkar pihak berwenang di Kosta Rika. Saat itu, seekor kucing diamankan karena kedapatan membawa 236 gram ganja dan 69 gram heroin yang direkatkan di punggungnya menggunakan dua paket khusus.
Baca Juga: Masuk Daftar Cabor yang Dipangkas, FHI Balikpapan Tegaskan Alasan Hoki Tak Boleh Dicoret
Petugas imbau agar pengawasan di area perimeter lapas terus ditingkatkan, mengingat para pelaku kejahatan terus mencari celah dan modus baru—termasuk memanfaatkan satwa liar maupun peliharaan.(*)
Editor : Thomas Priyandoko