KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Jalan Abdul Wahab Syahranie, Kelurahan Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara, disebut kurang ideal.
Bukan kurang ideal dari bangunannya, melainkan lokasinya yang hanya berjarak sekitar lima meter dari area kuburan yang bernama Taman Makam Abadi Sempaja.
Meski mempertanyakan pemilihan lokasi, warga sekitar tetap berharap koperasi tersebut benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
Maringan Brutu, 65 tahun, warga sekitar, mengaku menyambut baik keberadaan koperasi karena dapat memudahkan warga memperoleh kebutuhan pokok tanpa harus pergi jauh.
"Harapan kami bisa membantu kebutuhan sehari-hari, supaya tidak perlu belanja jauh-jauh lagi. Biasanya saya ke Pasar Segiri. Mudah-mudahan koperasi ini bisa membantu," ujarnya
Baca Juga: Dinas ESDM Sebut Kopdes Merah Putih Bisa Kelola Tambang Rakyat di Kaltim, Ini Syaratnya
Namun, dia mengaku heran mengapa bangunan tersebut didirikan berdampingan dengan kompleks pemakaman.
"Saya juga kurang tahu kenapa dibangun dekat pemakaman. Idealnya kan dekat permukiman yang padat penduduk," katanya.
Hal senada disampaikan Fitri Sanusi, 54 tahun, ibu rumah tangga yang telah menetap sekitar empat tahun di kawasan tersebut mengatakan, masyarakat tidak pernah mendapat informasi sebelumnya mengenai pembangunan koperasi.
"Kalau dari namanya koperasi, mudah-mudahan bisa membantu masyarakat, mungkin simpan pinjam atau kebutuhan lain. Tapi kalau lokasinya di samping pemakaman memang kurang ideal. Mungkin memang tidak ada tempat lain," ujarnya.
Kendati demikian, Fitri berharap keberadaan koperasi tetap mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.
"Tapi mungkin tidak ada tempat lain lagi makanya di sini. Karena kami juga tidak pernah diinfokan akan ada begini," pungkasnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki