Pencocokan Data Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Terkendala, 5 Tewas dan 229 Selamat

Ari Arief • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 11:11 WIB
TERBAKAR: KM Mutiara Sentosa II yang mengalami kebakaran di perairan Pulau Sapudi, Sumenep, Madura.(Dok)
TERBAKAR: KM Mutiara Sentosa II yang mengalami kebakaran di perairan Pulau Sapudi, Sumenep, Madura.(Dok)

 

KALTIMPOST.ID,SUMENEP–Proses penanganan tragedi terbakar KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, hingga Senin (3/8) masih terus berjalan. Di samping fokus penyelematan, pemerintah kini menghadapi kendala krusial berupa pencocokan dan validasi data korban di lapangan.

Berdasarkan dokumen manifes resmi, kapal rute Surabaya–Makassar tersebut mengangkut total 271 orang, terdiri dari 232 penumpang dan 39 anak buah kapal (ABK). Namun, hingga Senin (3/8) pukul 09.41 WIB, Kantor SAR Surabaya mencatat 5 orang meninggal dunia dan 229 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Baca Juga: Usut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Madura, Ditpolairud Polda Jatim Uji Lapangan dan Terjunkan Tim Intelijen

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan, pemerintah memprioritaskan verifikasi antara data manifes resmi dari perusahaan pelayaran dengan jumlah riil korban yang dievakuasi oleh armada penolong.

"Semua kapal penolong masuk ke sini, kita akan cocokkan dengan manifes dari perusahaan. Apakah memang sudah semua terevakuasi atau masih ada yang belum, mungkin masih harus dilakukan pencarian," ujar Menhub Dudy.

Baca Juga: Innalillahi, Diding Boneng Meninggal Dunia Pagi Ini, Sempat Berjuang Melawan Asma Selama Tiga Tahun

Ia membeberkan, pendataan di lapangan membutuhkan ketelitian ekstra. Hal itu dipicu sejumlah kapal penolong yang masih dalam perjalanan, keterbatasan sinyal komunikasi, hingga adanya proses pemindahan (transfer) korban antar-kapal saat beroperasi di tengah laut.

Detik-Detik Insiden di Laut

Kebakaran yang menimpa KMP Mutiara Sentosa 2 bermula pada Minggu (2/8) pagi sekitar pukul 06.00 WIB, saat nakhoda melaporkan adanya titik api ke pihak perusahaan sebelum akhirnya hilang kontak. Kantor SAR Surabaya baru menerima laporan resmi dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB.

Baca Juga: Borong 12 Medali Emas, Balikpapan Juarai Kejurprov Hapkido Kaltim 2026

Posisi kapal baru teridentifikasi sekitar pukul 09.45 WIB oleh Kapal Meratus Project 3 pada jarak 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi. Saat itu, sebagian badan kapal sudah hangus dilalap api.

Kondisi kian genting ketika penumpang yang bertahan di anjungan dan haluan mulai panik. Sekitar pukul 10.20 WIB, sejumlah penumpang nekat melompat ke laut demi menyelamatkan diri sebelum akhirnya dievakuasi oleh kapal-kapal terdekat seperti TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor.

Baca Juga: Mutasi Polri Terbaru 30 Juli 2026, Daftar Jenderal Pensiun dan Pejabat Dapat Jabatan Baru

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, memastikan keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama. Pihaknya telah mengerahkan kapal patroli KPLP KN Grantin P.211 serta KN Masalembo untuk mendukung operasi penyisiran.

Pemerintah Siapkan Investigasi KNKT

Menanggapi musibah ini, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa investigasi menyeluruh akan segera digulirkan.

Baca Juga: Sudah Niat Berhenti Merokok tapi Selalu Gagal? Dokter Beberkan Faktanya

"Pemerintah segera meluncurkan investigasi. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang akan turun tangan, dan ini butuh waktu untuk menjelaskan secara pasti apa penyebabnya," kata AHY di Jakarta, Senin (3/8).

AHY menambahkan, evaluasi mendalam akan mencakup pengecekan ulang kelaikan armada, kondisi cuaca, hingga kesiapan sumber daya manusia (SDM). Pemerintah juga berkomitmen mendorong peremajaan armada kapal demi menjamin keselamatan transportasi laut di masa depan.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
KMP Mutiara Sentosa II knkt terbakar