Jalan Simpang Perdau–Tepian Langsat Kutim Beroperasi, Gubernur Minta Jalur Sangatta Segera Dibangun

Romdani. • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:49 WIB
Rudy Mas
Rudy Mas'ud saat berada di Jalan Simpang Perdau–Tepian Langsat yang telah beroperasi. 

KALTIMPOST.ID-Konektivitas antardaerah di Kutai Timur (Kutim) mendapat penguatan setelah Jalan Pengalih Permanen (JPP) Simpang Perdau–Tepian Langsat resmi beroperasi.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud meresmikan jalan sepanjang 18,6 kilometer tersebut, Rabu (19/8).

Peresmian dilakukan bersama Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan Presiden Direktur PT Kaltim Prima Coal (KPC) Muhammad Rudy.
Jalan pengganti tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi daerah.

Rudy mengapresiasi KPC, Kaltim Nusantara Coal (KNC), kementerian, serta seluruh pihak yang mendukung pembangunan. Menurutnya, infrastruktur jalan memiliki peran vital terhadap pertumbuhan wilayah.

Baca Juga: 5.000 Pencari Kerja Terdata di Balikpapan, Disnaker Ungkap Tantangan agar Bisa Terserap

“Kebermanfaatan jalan ini seperti urat nadi. Kalau dia tersumbat, keluar penyakitnya macam-macam, aneh-aneh. Begitu juga dengan jalan,” ujarnya.

Ia menegaskan aktivitas pertambangan harus berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat.

Akses warga tidak boleh terganggu akibat kerusakan infrastruktur di sekitar wilayah pertambangan.

“Jangan sampai batu baranya bisa keluar, masyarakatnya malah tidak bisa keluar karena akses jalan rusak dan hancur akibat kegiatan pertambangan dan blasting,” tegasnya.

Meski kondisi jalan telah baik, Rudy meminta perusahaan melengkapinya dengan penerangan jalan umum untuk meningkatkan keselamatan.

Kepolisian juga diminta melakukan pengawasan agar jalur tersebut tidak disalahgunakan, termasuk untuk balap liar.

Baca Juga: Balikpapan Selatan Matangkan CFD, Libatkan 40 UMKM dan Siapkan 10 Ribu Kupon Jalan Sehat

Pemprov Kaltim selanjutnya mendorong pembangunan jalan pengganti pada ruas Sangatta–Simpang Perdau sepanjang sekitar 14 kilometer. Sejumlah titik di jalur tersebut masih mengalami longsor.

“KPC juga harus segera membangun jalan pengganti selanjutnya untuk rute Sangatta–Simpang Perdau, sekitar 14 kilometer,” katanya.

Presiden Direktur dan CEO KPC Muhammad Rudy mengatakan, pembangunan jalan Simpang Perdau–Tepian Langsat diselesaikan dalam waktu dua tahun oleh PT Wijaya Karya (Wika).

Infrastruktur tersebut dibangun menggunakan standar jalan nasional dan telah melalui audit verifikasi keselamatan jalan.

Total trase mencapai 22,05 kilometer, terdiri atas Jalan Pengalih Sementara sepanjang 3,45 kilometer dan JPP 18,6 kilometer.

Pada JPP, sepanjang 12,85 kilometer menggunakan rigid pavement dan 5,35 kilometer menggunakan konstruksi cakar ayam modifikasi.

Infrastruktur pendukung juga mencakup Jembatan Kanguru atau underpass sepanjang 40 meter dengan 24 box culvert. Underpass beton di STA 14+700 Tepian Langsat dibangun KNC, unit usaha Ithaca Resources.

Rudy sempat mengecek langsung kondisi jalan yang menjadi bagian konektivitas Kaltim menuju Kalimantan Utara.

Setelah diresmikan, ruas Simpang Perdau–Tepian Langsat langsung dapat dimanfaatkan masyarakat. (rd)

Editor : Romdani.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Komjen Karyoto kaltim prima coal kutai timur Kutai Barat Kalimantan