KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Kota Samarinda kembali mengukir prestasi di tingkat internasional. Kota Tepian meraih penghargaan WHO Healthy Cities Recognition Awards 2026 - WHO Western Pacific Region dari World Health Organization (WHO).
Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen dan kolaborasi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam mewujudkan kota yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan, penghargaan tersebut diserahkan di Sydney, Australia. Namun, ia tidak dapat hadir karena padatnya agenda pemerintahan di Samarinda.
"Hari ini sebenarnya saya harus berada di Sydney karena malam ini penyerahan penghargaan dari WHO. Ini insyaallah satu-satunya di Indonesia," kata Andi Harun, Senin (31/8). Penghargaan tersebut kemudian diwakili Ketua Forum Kota Sehat Samarinda Ibu Wakil Wali Kota Elly Nuchritia Nova, didampingi Kepala Bagian Kerja Sama.
Baca Juga: Ironi Kota Minyak, Balikpapan Punya Kilang Besar tapi Warganya Masih Antre Pertalite
Andi Harun menegaskan, keberangkatan perwakilan Pemkot Samarinda tidak menggunakan fasilitas perjalanan dinas maupun APBD. Biaya perjalanan dan hotel ditanggung WHO melalui mekanisme reimburse.
"Kabag Kerja Sama saya larang menggunakan fasilitas perjalanan dinas. Jadi, dia harus cuti. Kami membantu biayanya dalam artian memakai biaya sendiri. Nanti seluruh biayanya ditanggung WHO dalam bentuk reimburse," jelasnya.
Andi Harun mengungkapkan, penghargaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena proses penilaiannya dilakukan tanpa pertemuan langsung dengan pemerintah daerah.
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan dan bagaimana penilaian dilakukan. Namun, WHO kemudian mengumumkan Samarinda sebagai penerima penghargaan. "Penilaian dunia kan zero KKN, bahkan zero contact dalam bentuk tatap muka. Tiba-tiba saja diumumkan oleh WHO bahwa kita adalah penerima penghargaan tersebut," ujarnya.
Baca Juga: Antrean Pertalite Balikpapan Tak Kunjung Usai, DPRD Bakal Datangi BPH Migas
Andi Harun menilai penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa upaya Pemkot Samarinda dalam membangun kota yang sehat mendapat pengakuan di tingkat internasional.
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas lingkungan, kesehatan, dan kenyamanan masyarakat Kota Tepian. "Ini penghargaan yang membanggakan dan insyaallah satu-satunya di Indonesia," pungkasnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki