KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN) di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda belum juga cair. Manajemen rumah sakit memastikan pembayaran masih menunggu proses penganggaran melalui APBD Perubahan Pemprov Kaltim.
Humas RSUD AWS Samarinda Arysia Andhina mengatakan, TPP ASN di lingkungan rumah sakit bukan berasal dari penganggaran mandiri RSUD AWS. Anggaran tersebut bersumber dari APBD Pemprov Kaltim.
“TPP untuk ASN di lingkungan RSUD AWS bukan penganggaran dari RSUD AWS secara mandiri, tetapi merupakan anggaran dari pemerintah provinsi melalui APBD,” ujar Arysia, dikutip dari keterangan persnya yang dikirim kepada Kaltim Post, Kamis (3/8).
Baca Juga: Gelar Aksi di Kantor Gubernur, Aliansi Rakyat Kaltim Tagih Janji Pemerataan dan Evaluasi DBH
Dia menjelaskan, saat ini pihak rumah sakit masih menunggu proses APBD Perubahan Pemprov Kaltim. Pengusulan pembayaran TPP telah dilakukan dan selanjutnya mengikuti ketentuan serta mekanisme yang ditetapkan pemerintah provinsi.
Termasuk mengenai periode TPP yang akan dibayarkan, waktu pencairan, hingga mekanisme pembayarannya. Informasi mengenai proses tersebut, lanjut Arysia, telah disampaikan manajemen kepada para pegawai.
Pernyataan tersebut disampaikan pihak RSUD AWS menyusul ramainya postingan di media sosial terkait pembayaran TPP pegawai rumah sakit. Di tengah persoalan administrasi anggaran tersebut, manajemen RSUD AWS memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan menjadi prioritas rumah sakit.
“Manajemen RSUD AWS memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya dan tetap menjadi prioritas rumah sakit secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki