KALTIMPOST.ID-Komite IV, DPD RI, berkomitmen menjalankan proses seleksi atau fit and proper test anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI periode 2026-2031 secara transparan, objektif, dan akuntabel.
Untuk itu proses tersebut akan dilakukan secara terbuka lewat live streaming YouTube dan media sosial akun milik DPD RI.
Pemilihan atau seleksi anggota BPK RI diatur dalam UUD 45, UU MD3, dan UU BPK RI, bahwa anggota BPK RI dipilih oleh DPR RI dengan memerhatikan pertimbangan DPD RI dan diresmikan oleh Presiden.
Wakil Ketua Komite IV DPD RI Aji Mirni Mawarni berharap masyarakat di seluruh daerah di Indonesia dapat menyaksikan langsung proses pemilihan dan seleksi di Komite IV DPD RI secara langsung lewat YouTube.
“Masyarakat di daerah dapat menyaksikan langsung proses seleksi tersebut, di akun YouTube DPD RI,” kata senator dari Kaltim tersebut.
Baca Juga: 64 Perusahaan di Kaltim Dapat Proper Merah, Senator Desak Pelanggar Lingkungan Dibuka ke Publik
Seluruh hasil penilaian dan pertimbangan komprehensif akan dituangkan dalam dokumen resmi, kemudian disampaikan kepada seluruh anggota DPD RI dalam sidang paripurna luar biasa sebelum disampaikan kepada DPR RI sesuai mekanisme undang-undang, sebelum diteruskan kepada Presiden untuk pengangkatan secara definitif.
“Itu bukan sekadar prosedur administratif, melainkan bagian dari checks and balances dalam sistem ketatanegaraan kita. Kami ingin memastikan bahwa anggota BPK RI yang terpilih benar-benar kredibel, profesional, dan mampu memperkuat fungsi audit eksternal negara demi good governance,” papar senator dua periode itu.
Menurutnya, rencananya pekan ini Komite IV akan menyampaikan surat secara resmi kepada seluruh calon anggota BPK RI.
Surat tersebut selain menyampaikan jadwal juga memuat mekanisme pelaksanaan serta tema makalah yang akan diangkat dalam proses fit and proper test.
Ia berharap, 23 anggota BPK RI tersebut menyiapkan makalah dan presentasi terbaik, karena presentasinya akan dinilai langsung oleh masyarakat daerah yang menyaksikan langsung lewat live streaming.
“Masyarakat di daerah dapat menilai langsung kapabilitas para calon auditor tersebut” tutur senator alumnus Universitas Trisakti Jakarta itu. (adv/rd)
Editor : Romdani.