KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Kaltim dikenal sebagai daerah kaya dengan batu bara dan penghasil minyak. Namun listrik masih mati bergilir dan antrean BBM mengular. Anggota DPD RI Yulianus Henock Sumual meminta pemerintah segera menyelesaikan persoalan kelangkaan BBM sekaligus memastikan pasokan listrik di Kaltim tetap aman.
Menurut Yulianus, kelangkaan BBM di daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung energi nasional semestinya menjadi alarm. Sebab, Kaltim memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk minyak dan batu bara.
"Saya berharap kelangkaan BBM yang ada harus juga teratasi," kata Yulianus, selepas rapat koordinasi penanganan karhutla, Senin (14/9). Dia menilai antrean panjang dan kelangkaan BBM tidak semestinya terjadi di daerah penghasil energi. Jika kondisi itu terus berlangsung, menurutnya, ada persoalan yang perlu segera dicari penyebabnya.
"Kaltim kaya sumber daya alam, kaya juga di minyak, jangan sampai BBM langka. Kalau BBM langka, berarti ini ada sesuatu yang masalah," ujarnya. Sorotan serupa disampaikan Yulianus terkait pasokan listrik. Dia mempertanyakan masih terjadinya pemadaman di Kaltim yang selama ini dikenal sebagai daerah penghasil batu bara.
Yulianus meminta PLN memastikan operasional kelistrikan berjalan baik sehingga masyarakat tidak dirugikan akibat pemadaman. Jika permasalahannya adalah batu bara, lanjut dia, pemanfaatan batu bara untuk pembangkit listrik seperti daerah penghasil mesti jadi prioritas. "Stok batu bara yang ada di Kaltim harus digunakan terlebih dahulu untuk daerah penghasil," pungkasnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki