KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Kondisi kesehatan Presiden China Xi Jinping menjadi bahan perbincangan di media sosial setelah muncul klaim bahwa dia sempat pingsan saat menghadiri KTT BRICS di New Delhi, India.
Klaim tersebut disebarkan aktivis politik China yang berbasis di Amerika Serikat, Wanjun Xie. Melalui sejumlah unggahan di platform X, Xie menyebut Xi mengalami gangguan kesehatan saat menghadiri agenda BRICS dan kemudian kembali ke China lebih cepat.
Xie bahkan mengaitkan kejadian tersebut dengan dugaan stroke iskemik serta perawatan medis di Beijing. Namun, hingga kini tidak ada konfirmasi resmi dari pemerintah China maupun India yang membuktikan klaim tersebut.
Baca Juga: Jhonlin Baratama Borong 10 Miliar Saham BYAN, Begini Tahapan Transaksi Haji Isam
Spekulasi semakin ramai setelah Xi disebut tidak menghadiri jamuan makan dalam rangkaian KTT BRICS. Kondisi itu kemudian digunakan sebagai bahan narasi di media sosial untuk memperkuat dugaan bahwa Xi mengalami masalah kesehatan.
Kendati demikian, laporan mengenai dugaan stroke tersebut belum didukung bukti medis independen. Salah satu unggahan Xie bahkan mendapatkan Community Note yang mempertanyakan kesesuaian klaim tersebut dengan fakta yang tersedia.
Kementerian Luar Negeri India turut mengingatkan publik mengenai beredarnya unggahan yang mengeklaim sejumlah pemimpin mengalami gangguan kesehatan setelah KTT BRICS.
Otoritas India menyebut informasi tersebut sebagai unggahan palsu dan menyesatkan serta meminta masyarakat berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial.
Di sisi lain, sejumlah laporan mengenai agenda Xi di KTT BRICS menunjukkan bahwa Presiden China tersebut tetap menjalankan agenda diplomatiknya di New Delhi.
Reuters melaporkan Xi menghadiri pertemuan BRICS pada 12–13 September 2026 dan menyampaikan sejumlah gagasan mengenai kerja sama ekonomi serta teknologi di antara negara anggota.
Baca Juga: Jeritan Hati Istri Purbaya: "Emang Negara Kita Tidak Bisa Diperbaiki. Kebanyakan Orang Jahatnya"
Dengan demikian, hingga 18 September 2026, informasi mengenai Xi Jinping mengalami stroke saat KTT BRICS masih berstatus rumor.
Belum tersedia konfirmasi resmi maupun bukti independen yang memastikan Presiden China tersebut mengalami stroke atau menjalani perawatan darurat akibat kondisi tersebut.
Editor : Uways Alqadrie