KALTIMPOST.ID-Kecamatan Batu Enggau, Paser mencatatkan durasi Hari Tanpa Hujan (HTH) terpanjang di Kaltim.
Wilayah tersebut tercatat tidak mengalami hujan selama 59 hari berturut-turut berdasarkan data pembaruan Stasiun Meteorologi Samarinda per 20 September 2026.
Secara umum, Stasiun Meteorologi Samarinda melaporkan bahwa wilayah Kaltim saat ini didominasi HTH kategori Sangat Panjang, yakni berkisar antara 31 hingga 60 hari.
Kendati demikian, sebagian wilayah lain sudah mulai memasuki kategori sangat pendek (1–5 hari), bahkan beberapa titik di Kutai Barat dilaporkan telah mengalami hari hujan.
Baca Juga: Tercatat 942 Hotspot di Kaltim, 409 Penerbangan Lumpuh, Otoritas Minta Maskapai Beri Kompensasi
Memasuki Dasarian III September 2026, prediksi peluang curah hujan di sebagian besar wilayah Kaltim menunjukkan kategori Rendah (0–50 mm) dengan peluang terjadi hujan lebih dari 90 persen.
Pengecualian terjadi di Berau bagian utara dan Mahakam Ulu bagian barat yang diprakirakan menerima curah hujan kategori menengah (50–75 mm).
Dari segi prediksi deterministik sifat hujan pada periode yang sama, seluruh wilayah Kaltim diproyeksikan didominasi sifat hujan kategori bawah normal (0–50 persen).
Hanya wilayah Berau bagian tengah hingga timur yang diprediksi mengalami sifat hujan kategori normal.
Sebagai catatan evaluasi, pada Dasarian II September 2026 lalu, seluruh wilayah Kaltim umumnya mengalami curah hujan kategori rendah berkisar 0–20 mm.
Curah hujan tertinggi pada periode tersebut tercatat di Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, dengan curah hujan mencapai 71 mm. (rd)
Editor : Romdani.