KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kawasan Mal Lembuswana bakal kembali diramaikan dengan berbagai kegiatan pariwisata. Selama 10 hari, mulai 25 September hingga 4 Oktober, Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim menyiapkan mini expo yang melibatkan stakeholder pariwisata.
Kepala Dispar Kaltim Muhammad Faisal mengatakan, mini expo tersebut menyediakan 20 stan yang seluruhnya telah terisi. Selain pameran, masyarakat juga disuguhkan berbagai kegiatan di panggung setiap hari, mulai pagi hingga malam.
“Silakan datang dan menyaksikan mulai tanggal 25 September sampai 4 Oktober. Setiap hari ada acara di panggung, mulai pagi hingga malam hari,” kata Faisal, Kamis (24/9). Tak hanya di Lembuswana, rangkaian kegiatan pariwisata juga akan dimeriahkan Mahakam Mask Carnival di Samarinda. Agenda tersebut disiapkan sebagai embrio kegiatan yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.
Faisal menyebut, salah satu target pengembangan kegiatan itu ialah menggelar Parade ribuan Topeng Nusantara. Untuk tahap awal, Mahakam Mask Karnival akan digelar pada Minggu pukul 06.30 Wita.
Baca Juga: Bukan Sekadar Seremoni, Ini Gebrakan Sepekan Hari Pariwisata Dunia di Kaltim
Rute karnaval dimulai dari Kantor Pelindo di Jalan Sudarso. Peserta kemudian bergerak menyusuri tepian Sungai Mahakam hingga menuju kawasan Kantor Gubernur Kaltim, sebagai titik finis. “Start mulai Pelindo, kantor Pelindo di Sudarso, jalan lurus menyusuri tepian Mahakam. Kita melihat keindahan Sungai Mahakam dan keindahan Teras 2 dan Teras 1 yang sudah sangat cantik,” ujarnya.
Panggung kehormatan disiapkan di kawasan Simpang Gajah Mada dan titik yang disebut Faisal sebagai “Kini Balu”. Rangkaian karnaval kemudian berakhir di belakang Kantor Gubernur Kaltim. Menurut Faisal, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi pariwisata Samarinda dengan memanfaatkan kawasan tepian Sungai Mahakam sebagai salah satu daya tarik kota. (riz)
Editor : Muhammad Rizki