Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pulau Derawan Dikembangkan Jadi Destinasi Bahari Terpadu, Disbudpar Berau Gandeng Mitra Strategis

Nasya Rahaya • Minggu, 6 April 2025 | 00:41 WIB
KEINDAHAN DERAWAN: Pulau Derawan dikenal luas karena keindahan alam bawah laut dan kekayaan biota lautnya.
KEINDAHAN DERAWAN: Pulau Derawan dikenal luas karena keindahan alam bawah laut dan kekayaan biota lautnya.

PEMKAB Berau terus memperkuat pengelolaan pariwisata Pulau Derawan sebagai salah satu destinasi unggulan di Kota Sanggam. Melalui pendekatan kolaboratif, pengembangan kawasan wisata ini kini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam skema kolaborasi hexahelix.

Mengutip data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau mencatat tren peningkatan kunjungan wisatawan ke Berau selama beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2024, jumlah wisatawan mencapai 557.214 orang, meningkat dari 422.592 orang pada tahun 2023.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata, Disbudpar Berau, Samsiah Nawir mengatakan kunci keberhasilan pembangunan pariwisata terletak pada sinergi antara tujuh unsur, yakni pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, masyarakat, media, dan perbankan (hexahelix).

“Pengembangan pariwisata khususnya Pulau Derawan dilakukan bersama mitra karena kolaborasi adalah kunci. Tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak,” kata dia kepada Kaltim Post, pekan ini, via seluler.

Pulau Derawan dikenal luas karena keindahan alam bawah laut dan kekayaan biota lautnya. Dari Samsiah memaparkan banyak wisata yang bisa dinikmati selama berkunjung ke Pulau Derawan yakni atraksi seperti banana boat, snorkeling, diving, hingga fishing. Beberapa spot populer seperti spot penyu, spot hiu paus (whaleshark), hingga Gusung Sanggalau menjadi daya tarik tersendiri. Kawasan ini juga terintegrasi dengan destinasi bahari lainnya seperti Pulau Sangalaki, Kakaban, dan Maratua, kata dia.

“Pulau Derawan punya potensi luar biasa sebagai destinasi wisata bahari terpadu. Ini pilihan terbaik bagi para pecinta laut,” ujarnya.

TINGGINYA KUNJUNGAN: Derawan telah mengalami tekanan dari tingginya jumlah wisatawan, terutama pada masa libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru), Lebaran, maupun akhir pekan.
TINGGINYA KUNJUNGAN: Derawan telah mengalami tekanan dari tingginya jumlah wisatawan, terutama pada masa libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru), Lebaran, maupun akhir pekan.

Meski demikian, ia tidak menampik bahwa Derawan telah mengalami tekanan dari tingginya jumlah wisatawan, terutama pada masa libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru), Lebaran, maupun akhir pekan. “Saat-saat tertentu, Pulau Derawan telah menjadi mass tourism,” ujarnya.

Dalam upaya pengelolaan yang lebih berkelanjutan, Disbudpar saat ini menggandeng WWF sebagai mitra fasilitator. Selain itu, Pemerintah Kampung Pulau Derawan juga tengah bekerja sama dengan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) untuk menyusun masterplan kawasan.

“Masterplan ini diharapkan menjadi arah pengembangan wisata Derawan ke depan. Mereka juga banyak memberikan masukan, terutama soal pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” kata dia. (rdh)

 

NASYA RAHAYA

@nasyarahaya

Editor : Muhammad Ridhuan
#berau #pulau derawan #disbudpar #pariwisata