Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Balikpapan Dukung Pengurangan Armada Bacitra: Solusi Logis Hadapi Lonjakan Harga BBM

D
Penulis: Dina Angelina❯
Aktivitas Balikpapan City Trans yang hadir melayani masyarakat dengan tiga koridor. (ANGGI PRADITHA/KP)
Aktivitas Balikpapan City Trans yang hadir melayani masyarakat dengan tiga koridor. (ANGGI PRADITHA/KP)

Advertisement

 

BALIKPAPAN - Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Wahyullah Bandung sependapat terhadap usulan pengurangan layanan Balikpapan City Trans (Bacitra). Menurutnya, langkah efisiensi yang diajukan Dinas Perhubungan adalah strategi jangka pendek yang paling tepat untuk merespons lonjakan harga Dexlite yang menyentuh angka Rp10 ribu per liter.

Sebagai informasi, Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan telah mengusulkan beberapa opsi perubahan layanan Balikpapan City Trans. Misalnya mengurangi waktu operasional atau jumlah armada yang aktif.

Advertisement

Namun keputusan tergantung pada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD). Sebagai perpanjangan tangan dari Kementerian Perhubungan yang memiliki kewenangan terhadap Balikpapan City Trans.

Komisi III DPRD Balikpapan yang membidangi Perhubungan menilai beberapa usulan Dinas Perhubungan sudah tepat. Sebagai solusi jangka pendek untuk sementara. “Mau tidak mau harus melakukan strategi dengan mengurangi konsumsi BBM,” tutur Wahyullah.

Advertisement

Bahkan untuk mendukung efisiensi energi, pemerintah menerapkan work from home (WFH) setiap jumat bagi aparatur sipil negara (ASN). “Mungkin kendaraan Bacitra juga perlu dikurangi sebagai resiko dari efisiensi BBM maupun anggaran,” tuturnya.

Dia menyetujui usulan Dishub yakni pengurangan waktu layanan atau jumlah armada yang beroperasi. “Kalau memang energinya mau dijaga ya harus dikurangi. Ini masalahnya bahan bakar dari sumbernya juga berkurang,” ungkapnya.

Politikus Partai Golkar ini menyarankan agar Balikpapan City Trans di masa mendatang beralih ke energi terbarukan. Sehingga tidak lagi bergantung pada energi fosil. Menurutnya, Dinas Perhubungan sudah memiliki rencana. Apalagi tahun depan Bacitra akan diserahterimakan kepada Pemkot Balikpapan.

“Di saat penyerahan juga ada pengajuan untuk bus listrik.  Jadi kendaraan masa depan tetap kendaraan listrik,” sebutnya. Namun ini tentu pembahasan beberapa tahun mendatang.

Sedangkan untuk saat ini, Balikpapan City Trans masih dalam tahap uji coba oleh Kementerian Perhubungan. Tarif masih gratis karena subsidi dari pemerintah pusat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dinas Perhubungan Balikpapan Gandeng Sopir Angkot Susun Peta Integrasi Rute Bacitra

Dinas Perhubungan Balikpapan Gandeng Sopir Angkot Susun Peta Integrasi Rute Bacitra

Dishub Kota Balikpapan memastikan bakal melibatkan para pengemudi angkutan kota (angkot) dalam penyusunan peta integrasi antarmoda.

Dishub Balikpapan Matangkan Rute Baru Bacitra hingga Manggar dan Km 23

Dishub Balikpapan Matangkan Rute Baru Bacitra hingga Manggar dan Km 23

Dishub Balikpapan tengah merancang skema perluasan rute Balikpapan City Trans (Bacitra) hingga menjangkau wilayah Manggar.

Bacitra: Antara Sasaran dan Penumpang

Bacitra: Antara Sasaran dan Penumpang

Survei terhadap 205 penumpang Bacitra yang dilakukan pada Juni 2026 di tiga koridor, dari pagi hingga sore, memberikan gambaran yang menarik

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer