
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Selama 14 hari mulai Senin (26/10/2026) Operasi Patuh Mahakam digelar. Polresta Balikpapan mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung operasi tersebut.
Antara lain dengan selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. “Jangan lupa gunakan helm standar SNI,” ujar Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold.
Selain helm, sejumlah tata tertib aturan menjadi fokus polisi lalu lintas (Polantas). Mulai sabuk pengaman, batas kecepatan dan rambu lalu lintas, serta hindari penggunaan HP saat berkendara dan jangan mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Ingat, keluarga menanti di rumah,” imbaunya. Operasi tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Penegakan hukum tetap dilakukan, namun kami juga mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis.
Pada tahun sebelumnya, operasi patuh mencatat lebih dari seribu pelanggaran selama dua pekan. Dominasi pelanggaran terbesar saat itu adalah tidak menggunakan helm SNI. Data ini menjadi evaluasi utama bagi Polresta Balikpapan untuk mengubah strategi tahun ini.
Polresta Balikpapan mengimbau masyarakat untuk tidak hanya patuh saat ada petugas di lapangan. Keselamatan berkendara harus menjadi kebutuhan utama, bukan sekadar respons terhadap adanya razia. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




