Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Operasi Patuh Dimulai, Warga Balikpapan Wajib Perhatikan Ini

M
Penulis: M Ibrahim❯
LALU LINTAS: Operasi patuh digelar 14 hari, sejumlah pelanggaran menjadi fokus petugas.
LALU LINTAS: Operasi patuh digelar 14 hari, sejumlah pelanggaran menjadi fokus petugas.

Advertisement

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Selama 14 hari mulai Senin (26/10/2026) Operasi Patuh Mahakam digelar. Polresta Balikpapan mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung operasi tersebut.

Antara lain dengan selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. “Jangan lupa gunakan helm standar SNI,” ujar Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold.

Selain helm, sejumlah tata tertib aturan menjadi fokus polisi lalu lintas (Polantas). Mulai sabuk pengaman, batas kecepatan dan rambu lalu lintas, serta hindari penggunaan HP saat berkendara dan jangan mengemudi di bawah pengaruh alkohol.

Advertisement

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Ingat, keluarga menanti di rumah,” imbaunya. Operasi tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Penegakan hukum tetap dilakukan, namun kami juga mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis.

Pada tahun sebelumnya, operasi patuh  mencatat lebih dari seribu pelanggaran selama dua pekan. Dominasi pelanggaran terbesar saat itu adalah tidak menggunakan helm SNI. Data ini menjadi evaluasi utama bagi Polresta Balikpapan untuk mengubah strategi tahun ini.

Advertisement

Polresta Balikpapan mengimbau masyarakat untuk tidak hanya patuh saat ada petugas di lapangan. Keselamatan berkendara harus menjadi kebutuhan utama, bukan sekadar respons terhadap adanya razia. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Diskes Balikpapan Ajak Orangtua Hitung Napas Bayi 1 Menit untuk Deteksi Dini Pneumonia   

Diskes Balikpapan Ajak Orangtua Hitung Napas Bayi 1 Menit untuk Deteksi Dini Pneumonia  

Diskes Balikpapan mengimbau orangtua yang memiliki bayi dan balita, untuk lebih peka terhadap tanda-tanda ISPA.

10 TPU di Balikpapan Penuh, DPRD Dorong Pemanfaatan Makam Terpadu Km 15   

10 TPU di Balikpapan Penuh, DPRD Dorong Pemanfaatan Makam Terpadu Km 15  

Pemerintah Kota Balikpapan berencana menutup 10 lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) pada tahun ini.

ISPA di Balikpapan Melonjak: Diskes Soroti Warga Telat Berobat

ISPA di Balikpapan Melonjak: Diskes Soroti Warga Telat Berobat

Penanganan pasien yang membutuhkan tindakan medis melonjak dari 600 kasus menjadi 700 kasus per bulan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer