
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kawasan Jalan MT Haryono simpang Wika dan Grand City Jalan Soekarno-Hatta KM 7 menjadi sasaran pantau petugas lalu lintas.
Giat penerangan keliling (Penling) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan ini mengedukasi pengguna jalan ini dimulai sejak pukul 06.30 Wita. Demi menjamin kelancaran arus kendaraan saat warga memulai aktivitas pagi itu dipimpin Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol MD Djauhari.
Bersama personel Satgas Preventif yakni Aiptu Slamet dan Aiptu Iwan Kurniawan, menggunakan pengeras suara pada kendaraan dinas. Mengimbau para pengendara motor maupun mobil agar senantiasa mendahulukan keselamatan jiwa di jalan raya.
“Dua persimpangan tersebut dipilih lantaran memiliki volume mobilitas kendaraan yang sangat tinggi pada jam kerja dan jam sekolah,” ujar Djauhari.
Kehadiran personel Polresta Balikpapan di simpul rawan kemacetan ini difokuskan untuk menertibkan antrean kendaraan, menanamkan kesadaran mematuhi rambu-rambu, serta mencegah aksi saling menyerobot yang dapat memicu kecelakaan fatal.
Selain menyuarakan imbauan keselamatan melalui mikrofon, petugas di lapangan juga melakukan interaksi dan edukasi langsung kepada pengemudi yang berhenti di lampu merah. Pendekatan persuasif dan humanis ini terbukti efektif menarik simpati serta meningkatkan kepatuhan pengendara.
“Kami mengedepankan penanganan preventif agar pesan Kamseltibcarlantas tersampaikan secara langsung kepada pengguna jalan,” harapnya.
Mematuhi rambu dan marka di persimpangan seperti Simpang Wika dan Grand City bukan hanya menghindarkan dari kemacetan, tetapi juga melindungi diri dan orang lain dari bahaya kecelakaan. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




