Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ribuan Personel Lalu Lintas Dikerahkan untuk Jalankan Operasi Keselamatan Mahakam, Pelanggaran Ini yang Disasar

M Ibrahim • Senin, 2 Februari 2026 | 17:03 WIB
CEK KESIAPAN: Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo mengecek kesiapan personel lalu lintas dalam rangka Operasi Keselamatan Mahakam.
CEK KESIAPAN: Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo mengecek kesiapan personel lalu lintas dalam rangka Operasi Keselamatan Mahakam.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Wakil Kapolda (Wakapolda) Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo memimpin apel kesiapan pasukan untuk menjalankan Operasi Keselamatan Mahakam, Senin (2/2).

Total 1.038 personel disiagakan dalam Operasi Keselamatan Mahakam yang berlangsung selama 14 hari, hingga 15 Februari 2026. Rinciannya, 101 personel dari Polda Kaltim dan 933 personel dari jajaran polres di Kaltim.

Apel gelar pasukan merupakan bagian penting untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan strategi operasi agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif.

“Bukan sekadar seremonial, tetapi untuk memastikan seluruh unsur siap menjalankan tugas sesuai sasaran dan tujuan operasi,” ungkapnya.

Operasi mengusung tema terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang Operasi Ketupat 2026. Fokus utama operasi adalah peningkatan disiplin berlalu lintas serta penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Menurut Adrianto, pendekatan preemtif dan preventif akan lebih dikedepankan dibandingkan penindakan represif. Edukasi dan imbauan kepada masyarakat menjadi kunci dalam membangun kesadaran berlalu lintas.

“Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Karena itu, kami mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis agar masyarakat benar-benar memahami pentingnya tertib berlalu lintas,” pesannya.

Sasaran operasi meliputi pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal, seperti penggunaan telepon seluler saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak memakai helm berstandar SNI atau sabuk pengaman, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, serta melampaui batas kecepatan.

Selain itu, Polda Kaltim juga meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan angkutan umum. Pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check akan dilakukan secara berkala di terminal dan pool bus untuk memastikan keselamatan penumpang.

“Hindari tindakan yang justru merugikan citra Polri. Laksanakan tugas dengan tanggung jawab, jaga keselamatan diri, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” tegasnya

Ia menambahkan, keberhasilan operasi tidak semata diukur dari jumlah penindakan, melainkan dari kehadiran polisi yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#polda kaltim #Operasi Keselamatan Mahakam #pelanggaran #personel #lalu lintas