Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Gandeng Singapura dan World Bank, Balikpapan Adopsi Konsep ABC untuk Atasi Krisis Air Baku

Dina Angelina • Rabu, 11 Februari 2026 | 17:23 WIB
Dirut Perumda Tirta Manuntung Balikpapan Yudhi Saharuddin
Dirut Perumda Tirta Manuntung Balikpapan Yudhi Saharuddin

BALIKPAPAN - Momen HUT ke-129, penyediaan air bersih masih menjadi salah satu sorotan. Kini Pemkot Balikpapan berkolaborasi dengan Singapore Water Center dan World Bank untuk mengadopsi konsep Singapore’s Active, Beautiful, Clean (ABC).

Langkah strategis ini diharapkan mampu mengubah nasib ketahanan air Balikpapan mengikuti jejak sukses Negeri Singa. Keduanya memiliki kesamaan karena kondisi air baku terbatas.

Meski sudah melewati satu dekade ini, persoalan air baku belum menemukan solusi. Teranyar bersama Singapore Water Center, Balikpapan mengembangkan Peta Jalan Praktis Water Security.

Menindaklanjuti rencana ini, pertemuan antara Pemkot Balikpapan dan Singapore Water Center telah berjalan pada akhir Januari 2026. Mereka bertandang langsung ke Balikpapan.

Ini merupakan kunjungan balasan saat Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) dan Bappeda Litbang melakukan studi banding ke Negeri Singa beberapa waktu lalu.

Dirut PTMB Yudhi Saharuddin menjelaskan, Singapore Water Center hadir bersama dengan World Bank. Mereka melakukan penelitian di Balikpapan sebagai bentuk bantuan.

“Khususnya dalam penanganan banjir, penyediaan air bersih, dan penanganan sanitasi di Kota Balikpapan,” katanya. Singapore Water Center dan World Bank menyatakan siap untuk membantu.

Artinya Balikpapan harus dapat mencontoh Singapura. Apalagi kondisi Balikpapan dan Singapura hampir mirip. Letak kesamaan karena tidak memiliki sumber air baku yang besar atau mata air alami yang memadai.

“Singapura juga tidak punya air, tapi punya konsep yang cukup bagus. Air dari hujan ditampung sebagai sumber air baku,” bebernya. Rencananya Balikpapan mengadopsi program Singapore’s Active, Beautiful, Clean (ABC).

Harapannya bukan hal yang mustahil, program serupa yang dilakukan Singapura bisa terlaksana di Balikpapan. “Sekarang lagi kami pelajari caranya bersama mereka. Seharusnya Balikpapan memang seperti itu,” tuturnya.

Menurutnya kolaborasi ini langkah strategis dalam membangun sistem pengelolaan air yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan adaptif. Nantinya semua untuk masa depan Balikpapan. (*)

Editor : Ismet Rifani
#air bersih #Singapore Water Center #Yudhi Saharuddin PTMB #PTMB Balikpapan