Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadapi Perlambatan Ekonomi, HARRIS Hotel Perluas Segmentasi Pasar, Intip Hal Menarik yang Bakal Dilakukan

Raden Roro Mira Budi Asih
SEGMEN: Strategi pasar campuran dan pendekatan personal ke tamu dilakukan untuk menjaga keberlangsungan bisnis di tengah perlambatan ekonomi.
SEGMEN: Strategi pasar campuran dan pendekatan personal ke tamu dilakukan untuk menjaga keberlangsungan bisnis di tengah perlambatan ekonomi.

 


Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Di tengah proyeksi perlambatan ekonomi yang masih berlanjut hingga awal 2026, HARRIS Hotel Samarinda memilih jalan berbeda untuk menjaga keberlangsungan bisnis.

Daripada bergantung pada satu segmen, mereka mengandalkan strategi pasar campuran dan pendekatan personal ke tamu.

“Kami memang enggak terlalu fokus pada satu market segmen. Kita mix, jadi enggak berharap sama government,” kata Assistant Marketing and Branding Manager HARRIS Hotel Samarinda, Nuno Firmansyah.

Advertisement

Strategi tersebut dinilai efektif, terutama saat kebijakan efisiensi anggaran berdampak pada banyak hotel yang bergantung pada kegiatan pemerintahan. Bahkan, menurut Nuno, kondisi tersebut memunculkan peluang baru dari sektor swasta.

"Ada market-market baru. Perusahaan yang dulunya pakai event organizer, sekarang ngerjain internal sendiri,” ujarnya.

Segmen individual dan keluarga justru menjadi penopang terbesar. Diakui jika pihaknya juga aktif menyusun paket-paket yang relevan dengan kebutuhan pasar, mulai staycation hingga ruang pertemuan. Selain itu, juga mulai serius menyasar komunitas sebagai ceruk pasar baru.

Advertisement

Tren gaya hidup sehat dimanfaatkan dengan mendekatkan diri ke komunitas olahraga, khususnya lari. “Kami masuk ke komunitasnya. Kita ikut join, ikut lari bareng mereka,” kata Nuno.

Pendekatan tersebut bukan sekadar promosi, melainkan membangun kedekatan. Dari komunitas itu, hotel kerap mendapat tamu-tamu loyal yang datang bersama keluarga maupun jaringan bisnisnya.

Tak hanya soal pasar, Hotel Haris juga menyiapkan langkah ekspansi. Saat ini jumlah kamar yang tersedia dinilai belum mencukupi permintaan. “Sekarang 143 kamar. Ke depan nambah sekitar 20-an kamar,” imbuhnya.

Di sisi lain, manajemen juga menerapkan strategi khusus untuk menjaga peluang pemesanan mendadak. Meski okupansi penuh, hotel tetap menyisakan beberapa kamar setiap akhir pekan. “Walaupun full, kami tetap spare 3 sampai 5 kamar,” jelas Nuno.

Langkah itu dilakukan agar tamu yang datang tiba-tiba tetap terlayani dan tidak kehilangan kepercayaan. Strategi tersebut, menurut Nuno, turut berkontribusi menjaga performa bisnis sepanjang 2025.

Ke depan, pola bisnis itu akan terus dievaluasi. Namun satu prinsip tetap dijaga, membangun hubungan jangka panjang dengan tamu bukan sekadar mengejar transaksi sesaat. Pihaknya optimistis menghadapi perkembangan ekonomi ke depan. Bisnis akomodasi diakuinya masih cukup bersaing di Samarinda. (*)

Advertisement
Editor : Dwi Restu A
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

CIMB Niaga Samarinda Fokus Kredit Sawit dan Otomotif

CIMB Niaga Samarinda Fokus Kredit Sawit dan Otomotif

Bidik sektor sawit dan otomotif, pangsa pasar CIMB Niaga di Samarinda naik menjadi 3,8 persen. Simak strategi pertumbuhannya.

Begini Kronologi Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Beraksi di NTT, Balikpapan hingga Samarinda

Begini Kronologi Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Beraksi di NTT, Balikpapan hingga Samarinda

Dua spesialis pembobol mesin ATM di Samarinda diringkus polisi setelah gasak uang Rp 433,5 juta. Simak kronologi aksi dan penangkapan.

Pencuri Komponen Speedboat di Samarinda Ternyata Pembunuh, Begini Kronologinya

Pencuri Komponen Speedboat di Samarinda Ternyata Pembunuh, Begini Kronologinya

Polisi tangkap pelaku pembunuhan buruh lepas di Dermaga Speedboat Samarinda. Motif sakit hati usai dituduh mencuri BBM. Simak fakta.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer