Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Cukup Rp4,6 Juta Per Bulan, Ini Standar Hidup Minimum di Kaltim

Raden Roro Mira Budi Asih
MINIMUM: Garis kemiskinan per rumah tangga yakni Rp4.614.481 per bulan pada September 2025, naik 1,67 persen dibanding Maret 2025.
MINIMUM: Garis kemiskinan per rumah tangga yakni Rp4.614.481 per bulan pada September 2025, naik 1,67 persen dibanding Maret 2025.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Ambang batas agar seseorang tidak dikategorikan miskin di Kalimantan Timur semakin tinggi. Pada September 2025, garis kemiskinan tercatat hampir 


Advertisement

“Garis Kemiskinan pada September 2025 adalah sebesar Rp897.759 per kapita per bulan. Dibandingkan Maret 2025, Garis Kemiskinan naik sebesar 3,64 persen,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai.

Dia menjelaskan jika garis kemiskinan merupakan suatu nilai pengeluaran minimum kebutuhan makanan dan non makanan yang harus dipenuhi agar tidak dikategorikan miskin

Komposisinya masih didominasi kebutuhan makanan. “Garis Kemiskinan pada September 2025 tercatat Rp897.759/kapita/bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp629.611 (70,13 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp268.148/kapita/bulan (29,87 persen),” urainya.

Advertisement

Beras menjadi komoditas paling dominan dalam pembentukan garis kemiskinan. Di perkotaan kontribusinya 17,17 persen dan di perdesaan 21,28 persen. Rokok kretek filter berada di posisi kedua dengan kontribusi 12,78 persen di kota dan 13,86 persen di desa.

Dari komponen bukan makanan, perumahan menjadi penyumbang terbesar, masing-masing 10,80 persen di perkotaan dan 12,43 persen di perdesaan.

Tak hanya dihitung per kapita, BPS juga mengukur kebutuhan minimum per rumah tangga. “Garis Kemiskinan per rumah tangga pada September 2025 adalah sebesar Rp4.614.481/bulan, naik sebesar 1,67 persen dibanding kondisi Maret 2025 sebesar Rp4.538.851/bulan,” jelasnya.

Advertisement

Rata-rata rumah tangga miskin di Kaltim beranggotakan 5,14 orang. Artinya, agar tidak tergolong miskin, satu keluarga membutuhkan pengeluaran mendekati Rp4,7 juta setiap bulan.

Kenaikan garis kemiskinan itu mencerminkan meningkatnya beban kebutuhan dasar masyarakat. Fluktuasi harga pangan dan kebutuhan rumah tangga akan sangat menentukan apakah warga mampu bertahan di atas garis tersebut. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ekspor Lemak dan Minyak Nabati Kaltim Melonjak 18,24 Persen, Tembus USD412 Juta

Ekspor Lemak dan Minyak Nabati Kaltim Melonjak 18,24 Persen, Tembus USD412 Juta

Ekspor produk lemak dan minyak hewani maupun nabati dari Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat lonjakan pada September 2026.

Harga Sawit Kaltim Hari Ini: TBS Turun Imbas Harga CPO

Harga Sawit Kaltim Hari Ini: TBS Turun Imbas Harga CPO

Harga TBS sawit Kaltim periode 16-31 Oktober 2026 turun Rp66,51 per kg akibat pelemahan harga CPO global. Simak detail harga terbaru di.

Stok Darah PMI Balikpapan: Target 2.000 Kantong Per Bulan

Stok Darah PMI Balikpapan: Target 2.000 Kantong Per Bulan

PMI Balikpapan pastikan stok 2.000 kantong darah per bulan aman. Siap salurkan kebutuhan ke Samarinda hingga IKN.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer