Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sektor Nonmigas Selamatkan Neraca Perdagangan Balikpapan, Surplus Capai 278,52 Juta Dolar

U
Penulis: Ulil Mu'Awanah❯
TUMPUAN: Surplus nonmigas memberikan kontribusi positif terhadap perdagangan luar negeri Balikpapan dan menjadi penopang di tengah dinamika sektor migas.
TUMPUAN: Surplus nonmigas memberikan kontribusi positif terhadap perdagangan luar negeri Balikpapan dan menjadi penopang di tengah dinamika sektor migas.

Advertisement

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Ketika sektor migas mengalami tekanan hebat akibat lonjakan impor dan melemahnya ekspor, sektor nonmigas justru menunjukkan ketahanan yang kuat. Pada Maret 2026, sektor ini mencatat surplus perdagangan sebesar 278,52 juta dolar.

Capaian tersebut menjadi salah satu faktor yang menahan laju defisit perdagangan Balikpapan agar tidak lebih dalam, Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama mengatakan sektor nonmigas masih menjadi fondasi utama perdagangan luar negeri Kota Minyak.

“Pada Maret 2026 sektor nonmigas tetap mencatat surplus perdagangan sebesar 278,52 juta dolar," kata Marinda.

Advertisement

Nilai ekspor nonmigas mencapai 338,06 juta dolar, jauh lebih tinggi dibanding impor nonmigas yang hanya sebesar 59,54 juta dolar. Komoditas nonmigas terbesar berasal dari hasil pertambangan dengan nilai ekspor 176,07 juta dolar dan industri pengolahan sebesar 161,84 juta dolar.

Kedua sektor tersebut secara bersama-sama menyumbang lebih dari 99 persen total ekspor nonmigas Balikpapan.

Advertisement

Meski secara tahunan ekspor nonmigas turun 30,49 persen dibanding Maret 2025, sektor ini masih menunjukkan daya saing yang relatif lebih baik dibanding sektor migas.

Sebaliknya, sektor migas mengalami defisit perdagangan mencapai 476,37 juta dolar akibat nilai impor yang mencapai 522,30 juta dolar sementara ekspornya hanya 45,93 juta dolar.

Menurut Marinda, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya diversifikasi ekonomi agar perdagangan Balikpapan tidak terlalu bergantung pada fluktuasi sektor energi.

Ke depan, penguatan industri pengolahan, hilirisasi sumber daya alam, dan perluasan pasar ekspor nonmigas dinilai menjadi strategi penting untuk menjaga stabilitas perdagangan Balikpapan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Surplus nonmigas memberikan kontribusi positif terhadap perdagangan luar negeri Balikpapan dan menjadi penopang di tengah dinamika sektor migas,” tutupnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

10 Perusahaan Diduga Mainkan Nilai Ekspor Sawit, Gapki Soroti Lemahnya Pengawasan

10 Perusahaan Diduga Mainkan Nilai Ekspor Sawit, Gapki Soroti Lemahnya Pengawasan

Gapki menyoroti dugaan manipulasi nilai ekspor CPO yang dilakukan sejumlah perusahaan besar melalui praktik under-pricing.

Antisipasi Spekulasi Ekspor BUMN, Pemprov Kaltim Larang PKS Mainkan Harga TBS Sawit

Antisipasi Spekulasi Ekspor BUMN, Pemprov Kaltim Larang PKS Mainkan Harga TBS Sawit

Disbun Kaltim terbitkan SE 500.10.6.3/354 untuk bentengi harga TBS sawit dari spekulasi pabrik kelapa sawit selama masa transisi ekspor BUMN

Mengulang Romantika Pahit Orde Baru lewat Kemasan Ekonomi Modern, Tanggapan atas Pidato Presiden tentang PP Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA

Mengulang Romantika Pahit Orde Baru lewat Kemasan Ekonomi Modern, Tanggapan atas Pidato Presiden tentang PP Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA

Kebijakan ekspor satu pintu lewat BUMN dinilai berisiko mengulang sentralisasi tata niaga era Orde Baru.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer