Rupiah Rp18.037 per Dolar AS, IHSG Ambruk 10,76 Persen, Ini Respons Airlangga

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Nilai tukar rupiah melemah hingga menembus Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS), bersamaan dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (16/10/2026).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai, salah satu pemicu gejolak tersebut adalah pengumuman MSCI terkait usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia.
Airlangga menyebut, pengumuman MSCI muncul lebih awal dari perkiraan. Lembaga penyedia indeks global itu sebelumnya diperkirakan menyampaikan perkembangan tersebut pada November 2026.
Baca Juga: IHSG Anjlok 10,76 Persen ke 5.233: Asing Jual Saham Rp2,92 Triliun, BBCA Paling Banyak Dilepas
Percepatan pengumuman dinilai ikut memengaruhi sentimen investor di pasar saham dan pasar valuta asing.
“Pengumuman MSCI” menjadi salah satu faktor yang disoroti pemerintah dalam merespons pelemahan rupiah dan koreksi tajam IHSG. MSCI mengusulkan penurunan status pasar saham Indonesia dari kategori emerging market atau pasar berkembang menjadi standalone market atau pasar tersendiri.
Menurut Airlangga, penilaian tersebut berkaitan dengan pelaksanaan berbagai pembenahan dan regulasi di pasar modal. MSCI dinilai melihat proses implementasi perubahan yang sebelumnya dijanjikan membutuhkan waktu relatif panjang.
Pemerintah pun mendapat catatan bahwa reformasi pasar modal tidak cukup hanya dirancang atau diumumkan. Perkembangan pelaksanaannya harus terlihat nyata dan dapat dipantau oleh investor, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Airlangga mengatakan, pemerintah akan berkoordinasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk merespons penilaian MSCI tersebut. Koordinasi diperlukan guna merumuskan langkah konkret, termasuk menentukan target waktu pelaksanaan pembenahan.
Menurut dia, langkah perbaikan perlu disertai rencana kerja dan jadwal yang jelas agar investor memperoleh kepastian mengenai perkembangan reformasi pasar modal Indonesia.
Baca Juga: MOAB, Bom 9,8 Ton yang Disiapkan AS untuk Iran: Serangan 2017 di Afghanistan Tewaskan 94 Militan
IHSG Anjlok Lebih dari 10 Persen
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



