
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) berhasil mempertahankan tren pertumbuhan positif sepanjang kuartal III 2026. Perseroan mencatatkan laba sebesar Rp 1,4 triliun atau naik 9,8 persen secara tahunan, sementara pendapatan tercatat mencapai Rp 9,1 triliun.
Segmen kelapa sawit tetap menjadi motor utama penopang kinerja keuangan perusahaan. Sektor ini memberikan kontribusi sebesar Rp8 triliun atau mencakup sekitar 88 persen dari total pendapatan keseluruhan Perseroan.
"Kinerja positif pada kuartal ini banyak didukung oleh peningkatan harga jual rata-rata di hampir seluruh segmen bisnis, terutama produk kelapa sawit. Selain itu, kebijakan deleveraging Perseroan turut memberikan kontribusi positif terhadap laba dengan semakin turunnya biaya keuangan," ucap Direktur Utama PT Dharma Satya Nusantara Tbk Andrianto Oetomo, Jumat (30/10).
Baca Juga: Bantu Warga Terdampak Kemarau, Pegadaian Salurkan 1.500 Paket Sembako
Di sisi operasional, fenomena El Nino yang melanda wilayah Kalimantan memberikan tekanan pada volume produksi tandan buah segar (TBS). Produksi TBS hingga kuartal III tercatat sebesar 1,5 juta ton, mengalami penurunan 4,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski volume produksi TBS dan minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) sedikit terkoreksi, perusahaan berhasil meningkatkan kualitas produksi. Oil extraction rate (OER) tercatat naik menjadi 23,73 persen, dengan kadar asam lemak bebas yang turun menjadi 2,95 persen.
Pada segmen produk kayu, kinerja belum memberikan dampak signifikan karena terbatasnya volume penjualan produk engineered flooring akibat pasar Eropa dan Amerika Utara yang masih lesu. Namun, pasar Asia mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan peningkatan volume penjualan produk panel kayu.
Sementara itu, segmen energi terbarukan mencatatkan performa gemilang dengan pertumbuhan penjualan pelet kayu sebesar 34 persen secara tahunan. "Peningkatan volume ini juga dibarengi dengan kenaikan harga jual rata-rata sebesar 3 persen, yang semakin memperkuat kontribusi segmen energi terhadap kinerja grup," timpalnya. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




