Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kebersamaan Warnai Open House Imlek di Kediaman Charles, Jadi Ajang Silaturahmi Lintas Kalangan

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 18 Februari 2026 | 08:26 WIB
KEBERSAMAAN: Kehadiran Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono beserta jajaran menambah semarak perayaan open house di kediaman Charles, Selasa (17/2).
KEBERSAMAAN: Kehadiran Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono beserta jajaran menambah semarak perayaan open house di kediaman Charles, Selasa (17/2).

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Tahun berganti tahun, perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Balikpapan selalu diwarnai tradisi kebersamaan. Termasuk di rumah pengusaha kenamaan Kota Minyak sekaligus pemilik jaringan Platinum Hotel Indonesia, Charles. Tradisi ini berlangsung lebih dari satu dekade.

Secara rutin ia menggelar open house di kediamannya di Kompleks Terminal Bus Pulau Indah Jaya yang dihadiri berbagai kalangan, mulai dari warga sekitar, karyawan, relasi bisnis hingga tokoh masyarakat dan unsur TNI.

Pada Selasa (17/2), suasana hangat dan kekeluargaan terasa sejak pagi hari. Para tamu datang silih berganti, saling bersalaman dan berbincang santai tanpa sekat. Kehadiran Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono beserta jajaran turut menambah semarak perayaan yang menjadi agenda tahunan tersebut.

Charles mengatakan kegiatan open house ini telah menjadi tradisi yang rutin digelar hampir setiap tahun selama lebih dari 15 tahun. Menurutnya, acara tersebut bukan sekadar perayaan Imlek, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat yang beragam.

“Open house ini sudah berjalan hampir 15 tahun, hanya sempat terhenti saat pandemi Covid-19 saja. Kami selalu mengadakan open house untuk warga sekitar, karyawan, dan relasi," ungkap Charles.

Ia menilai momentum Imlek menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi lintas latar belakang, sekaligus menjaga keharmonisan Balikpapan yang dikenal sebagai kota multikultur.

Dalam kesempatan itu, Charles juga menyampaikan optimisme terhadap prospek usaha di Tahun Kuda Api. Ia meyakini sektor perhotelan di Balikpapan akan terus berkembang seiring peran strategis kota ini sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Tahun Kuda Api membawa optimisme baru bagi dunia usaha. Dengan rencana pemindahan pusat pemerintahan pada 2028, aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat pasti meningkat. Pelaku usaha harus siap menyambut perubahan itu,” katanya.

Selain bisnis perhotelan, Charles turut menyinggung langkahnya mengakuisisi Rumah Sakit Restu Ibu Balikpapan. Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan fasilitas kesehatan tersebut karena sejarah keluarga yang berkaitan dengan rumah sakit itu. “Kami ingin aset ini tetap menjadi milik warga Balikpapan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono menilai perayaan Imlek menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan dan harapan bersama. “Perayaan ini bukan hanya soal rezeki dan keberkahan, tetapi juga mempererat persatuan di kota yang multikultur,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan keamanan masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan. Menurutnya, keberagaman harus menjadi kekuatan bersama dalam membangun kedamaian.

Open house tersebut pun menjadi simbol kebersamaan masyarakat Balikpapan lintas latar belakang. Tradisi yang telah berlangsung lebih dari 15 tahun ini tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga cerminan toleransi dan harmonisasi sosial dalam menyambut Tahun Kuda Api.

“Keberagaman harus membawa kita pada persaudaraan. Kita semua bertanggung jawab menjaga ketertiban dan silaturahmi,” tegasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#charles #pengusaha Balikpapan #tahun baru imlek #open house