Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pergerakan Penumpang Domestik Turun, Awal Tahun Jadi Fase Koreksi

Ulil Mu'Awanah • Senin, 16 Maret 2026 | 05:20 WIB

MENURUN: Jumlah penumpang domestik yang berangkat dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan pada Januari 2026 tercatat sebanyak 165.999 orang.
MENURUN: Jumlah penumpang domestik yang berangkat dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan pada Januari 2026 tercatat sebanyak 165.999 orang.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Awal 2026 menjadi fase koreksi bagi mobilitas penumpang angkutan udara domestik di Balikpapan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah penumpang domestik yang berangkat dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan pada Januari 2026 tercatat sebanyak 165.999 orang.

Angka tersebut turun 17,66 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 201.596 orang. Jika dibandingkan dengan Januari 2025, jumlah penumpang yang berangkat juga mengalami penurunan sebesar 14,73 persen dari sebelumnya 194.679 orang.

Mengenai hal ini, Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama menjelaskan bahwa tren penurunan merupakan pola musiman yang lazim terjadi setiap awal tahun setelah tingginya mobilitas pada periode libur akhir tahun.

“Penurunan jumlah penumpang domestik pada Januari merupakan fenomena yang umum terjadi. Setelah lonjakan perjalanan pada Desember, biasanya terjadi penyesuaian pada awal tahun,” kata Marinda.

Sementara itu, jumlah penumpang domestik yang datang pada Januari 2026 tercatat sebanyak 223.059 orang. Angka tersebut naik 1,19 persen dibandingkan Desember 2025 yang sebanyak 220.425 orang. Namun jika dibandingkan Januari 2025, jumlah penumpang yang datang justru turun 8,61 persen dari 244.081 orang.

Secara total, pergerakan penumpang domestik pada Januari 2026 mencapai 389.058 orang. Jumlah ini turun 7,81 persen dibandingkan Desember 2025 yang tercatat 422.021 orang, dan juga menurun 11,33 persen dibandingkan Januari tahun sebelumnya yang mencapai 438.760 orang.

Marinda menyebutkan bahwa meskipun terjadi penurunan, aktivitas mobilitas domestik masih didominasi penumpang datang dengan kontribusi sebesar 57,33 persen, sementara penumpang berangkat menyumbang 42,67 persen.

Menurutnya, tren mobilitas ke depan akan sangat dipengaruhi dinamika ekonomi, agenda pemerintah, serta aktivitas sektor industri di Kalimantan Timur, terutama terkait pengembangan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara atau IKN.

“Kondisi ini menunjukkan Balikpapan tetap menjadi tujuan perjalanan, baik untuk kegiatan bisnis, pekerjaan, maupun kunjungan keluarga,” tambahnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Sepinggan #bandara sultan aji muhammad sulaiman #penumpang domestik #balikpapan