KALTIMPOST.ID, Harga emas batangan yang dipasarkan melalui Pegadaian, yakni emas Galeri24 dan emas UBS, pada Kamis, 26 Maret 2026 pukul 04.00 WIB terpantau mulai mengalami kenaikan tipis.
Mengacu pada data resmi dari laman Sahabat Pegadaian pada Rabu (25/3), harga emas Galeri24 tercatat naik dari posisi sebelumnya Rp2.838.000 per gram menjadi Rp2.849.000 per gram.
Sementara itu, emas UBS juga mengalami kenaikan dari Rp2.852.000 per gram menjadi Rp2.862.000 per gram.
Kenaikan ini mencerminkan pergerakan harga emas yang mulai menunjukkan penguatan setelah sebelumnya sempat mengalami tekanan.
Meski demikian, kenaikan yang terjadi masih tergolong tipis sehingga belum menunjukkan lonjakan signifikan di pasar logam mulia.
Perlu diketahui, pembaruan harga emas di Pegadaian umumnya dilakukan setiap hari Senin hingga Sabtu.
Dengan demikian, harga yang berlaku pada pagi hari ini masih mengacu pada perubahan yang terjadi pada Rabu (25/3).
Produk emas Galeri24 dan UBS sendiri tersedia dalam berbagai pilihan ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram), sehingga memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam berinvestasi sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
Daftar Harga emas Pegadaian hari Kamis, 26 Maret 2026
Harga Emas Galeri24:
0,5 gram: Rp 1.494.000
1 gram: Rp 2.849.000
2 gram: Rp 5.629.000
5 gram: Rp 13.969.000
10 gram: Rp 27.864.000
25 gram: Rp 69.284.000
50 gram: Rp 138.460.000
100 gram: Rp 276.781.000
250 gram: Rp 690.254.000
500 gram: Rp 1.380.506.000
1.000 gram: Rp 2.761.012.000
Dengan adanya kenaikan tipis ini, muncul pertanyaan di kalangan investor, apakah momentum ini tepat untuk membeli emas atau justru lebih baik menunggu potensi pelemahan harga selanjutnya.
Secara umum, kenaikan tipis seperti saat ini kerap dimanfaatkan oleh investor jangka panjang untuk mulai melakukan akumulasi bertahap.
Namun, bagi investor yang mengincar harga terbaik dalam jangka pendek, strategi menunggu koreksi harga masih menjadi pilihan yang cukup rasional.
Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, penting bagi calon pembeli untuk mempertimbangkan tujuan investasi, tren harga global, serta kondisi ekonomi sebelum mengambil keputusan membeli emas.***
Editor : Dwi Puspitarini