Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bontang Deklarasikan sebagai Zona Badan Publik Informatif

A
Penulis: Adhiel kundhara❯

SERAHKAN PENGHARGAAN: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Retno Febrianti penghargaan keterbukaan informasi publik di lingkup OPD.
SERAHKAN PENGHARGAAN: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Retno Febrianti penghargaan keterbukaan informasi publik di lingkup OPD.


Advertisement

 

KALTIMPOST.ID- Pemkot Bontang secara resmi mendeklarasikan diri sebagai Zona Badan Publik Informatif dalam sebuah acara yang dirangkai dengan penganugerahan PPID Award dan KIM Award di Bontang, Rabu (26/11/2025) malam di Auditorium Tiga Dimensi. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam komitmen Pemkot Bontang untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan terbuka terhadap informasi publik.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang, Sony Suwito Adicahyono, dalam laporannya menyampaikan bahwa zona badan publik informatif merupakan lingkungan pemerintahan yang berkomitmen menjalankan keterbukaan informasi secara optimal.

Advertisement

“Di zona ini, setiap badan publik berupaya menyediakan informasi secara cepat, mudah diakses, dan transparan sehingga masyarakat bisa mendapatkan hak atas informasi tanpa hambatan,” kata Sony.

Sony mengungkapkan, Pemkot Bontang kembali meraih prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Berdasarkan penilaian Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Timur, Kota Bontang dinobatkan sebagai badan publik terbaik pertama dalam keterbukaan informasi publik.

Advertisement

“Alhamdulillah, tahun lalu kita terbaik satu dengan nilai 98. Tahun ini nilai kita meningkat menjadi sempurna, yaitu 100,” ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin. Penghargaan tersebut, lanjut Sony, menjadi bukti keseriusan Pemkot Bontang dalam mengelola informasi publik secara profesional.

Ia menyebut, inovasi sistem pelayanan informasi berbasis elektronik menjadi salah satu keunggulan yang mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Selain deklarasi zona informatif, acara tersebut juga dirangkai dengan penilaian PPID Utama dan PPID Pembantu di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Ajang ini digelar sebagai bentuk evaluasi kinerja sekaligus apresiasi terhadap pejabat pengelola informasi dan dokumentasi di masing-masing OPD. “Melalui PPID Award, kami ingin mendorong kompetisi sehat antar perangkat daerah agar terus meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat,” tutur dia.

Tak hanya itu, Pemkot Bontang juga memberikan penghargaan kepada Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang dinilai aktif, inovatif, dan berdampak positif. KIM merupakan wadah komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat dalam menyebarkan informasi serta menyalurkan aspirasi warga.

Sony melaporkan bahwa KIM kini telah terbentuk di seluruh 15 kelurahan di Kota Bontang. Pemkot juga secara rutin memberikan pembinaan, termasuk pelatihan public speaking, guna memperkuat peran KIM sebagai mitra strategis pemerintah.

“Tujuan utama KIM Award adalah meningkatkan literasi informasi, memperkuat literasi media, memberdayakan masyarakat, dan melawan hoaks,” terangnya. Ia berharap, melalui deklarasi ini, seluruh OPD dan komunitas masyarakat semakin solid dalam membangun pemerintahan yang informatif dan dipercaya publik.

Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Kominfo Kaltim, seluruh PPID OPD, serta KIM se-Kota Bontang. Diketahui, untuk KIM award juara harapan III diraih oleh KIM Rakat (Kelurahan Guntung). Juara harapan II KIM BP (Berbas Pantai), juara harapan I KIM Ideas (Kelurahan Loktuan). Sementara juara ketiga disandang oleh KIM Be Smart (Kelurahan Belimbing). KIM GNE (Gunung Elai) menyabet juara kedua. Terakhir juara pertama menjadi milik KIM Info Sigap milik Kelurahan Satimpo.

Selain itu, Kelurahan Satimpo juga memenangkan PPID Award. Dengan total nilai 99,30. Ini menandakan Satimpo merupakan kelurahan yang aktif memberikan informasi publik. Pada kategori OPD, juara harapan kedua diraih Satpol PP, juara harapan satu Kecamatan Bontang Utara, juara ketiga Dinas Lingkungan Hidup, juara kedua Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Sementara juara pertama disabet oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. (adv/riz)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bontang Kantongi Rp13 Miliar dari Kemenkes, Nasib Gedung C RSUD Taman Husada Menunggu   

Bontang Kantongi Rp13 Miliar dari Kemenkes, Nasib Gedung C RSUD Taman Husada Menunggu  

Pemkot Bontang mendapat tambahan dukungan anggaran Rp13 miliar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

RAPBD Bontang 2027 Ketat, Neni Belum Prioritaskan Tambahan TPP untuk THR dan Gaji ke-13

RAPBD Bontang 2027 Ketat, Neni Belum Prioritaskan Tambahan TPP untuk THR dan Gaji ke-13

Pemkot Bontang belum memprioritaskan tambahan TPP untuk THR dan gaji ke-13 ASN pada RAPBD 2027 akibat keterbatasan fiskal.

RAPBD Bontang 2027 Diproyeksi Tembus Rp2 Triliun, tapi Rp402,58 Miliar Masih Bergantung DBH

RAPBD Bontang 2027 Diproyeksi Tembus Rp2 Triliun, tapi Rp402,58 Miliar Masih Bergantung DBH

Postur RAPBD Bontang 2027 diproyeksikan capai Rp2 triliun. Namun, Pemkot Bontang mengingatkan ruang fiskal masih terbatas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer