Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggaran Dipangkas, Disdikbud Bontang Pastikan Program Unggulan Tetap Jalan

A
Penulis: Adhiel kundhara❯
TETAP DILANJUTKAN: Program penyerahan perlengkapan sekolah gratis untuk tahun depan masih berjalan.
TETAP DILANJUTKAN: Program penyerahan perlengkapan sekolah gratis untuk tahun depan masih berjalan.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Pemangkasan dana transfer pusat tidak menyurutkan langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang untuk tetap menjalankan program unggulan pendidikan pada tahun anggaran mendatang.


Advertisement

Meski kapasitas keuangan daerah ikut terdampak, pemerintah kota memastikan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama.

Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha mengatakan bahwa sejumlah program strategis yang selama ini dinikmati masyarakat tidak akan dihentikan. Hanya saja, porsi anggaran kemungkinan akan mengalami penyesuaian seiring kondisi fiskal daerah.

“Yang jelas, program-program unggulan tetap berjalan. Memang porsi anggarannya bisa berubah, tapi kami tetap berkomitmen menjalankannya karena itu merupakan kewajiban pemerintah daerah dalam memenuhi layanan pendidikan kepada masyarakat,” kata Safa.

Advertisement

Salah satu program yang dipastikan masih terus berjalan adalah bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi peserta didik. Program tersebut meliputi pemberian sepatu, seragam, hingga tas sekolah.

Menurut Abdu, meskipun ada keterbatasan anggaran, program ini masih bisa diupayakan agar tetap eksis karena sangat membantu orang tua siswa. “Alhamdulillah, itu masih bisa jalan. Kami terus mengupayakan agar anak-anak tetap difasilitasi,” ucapnya.

Selain perlengkapan sekolah, Disdikbud Bontang juga tetap mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

Advertisement

Abdu menyebut penggunaan perangkat seperti tablet atau laptop masih menjadi kebutuhan, khususnya dalam mendukung pendekatan pembelajaran berbasis teknologi yang kini mulai diterapkan, termasuk pada jenjang Taman Kanak-Kanak.

“Penggunaan teknologi itu sudah menjadi tuntutan pendidikan modern. Anak-anak perlu dikenalkan sejak dini,” tutur dia.

Namun, ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap pemanfaatan fasilitas teknologi tersebut. Di sejumlah daerah, lanjutnya, ditemukan perangkat yang seharusnya digunakan untuk pembelajaran justru dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

“Itu yang harus kita awasi bersama. Jangan sampai tablet atau perangkat pintar yang disiapkan pemerintah justru tidak digunakan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Ia berharap pihak sekolah, orang tua dan pemerintah dapat bersinergi dalam memastikan program pendidikan tidak hanya berjalan, tetapi juga tepat sasaran. Dengan dukungan semua pihak, ia optimistis kualitas pendidikan di Bontang tetap terjaga meski dalam situasi anggaran yang menantang.

“Kami yakin, dengan manajemen yang baik, keterbatasan anggaran tidak akan mengurangi komitmen kami dalam meningkatkan mutu pendidikan,” sebutnya.

Diketahui, Pemkot Bontang menganggarkan untuk seragam sekolah gratis mencapai Rp 10,8 miliar. Rinciannya untuk SD Rp 7 miliar dan SMP Rp 3,8 miliar di tahun ini. Khusus sepatu untuk jenjang SD dikucurkan Rp 4,6 miliar dan SMP Rp 2,2 miliar. Sementara untuk tas sekolah untuk jenjang SD diplotkan anggaran senilai Rp 3,4 miliar dan SMP Rp 1,6 miliar.

Sedangkan Pemkot Bontang juga memberikan perlengkapan tablet pintar untuk siswa jenjang SMP. Nilainya Rp 15 miliar dengan total untuk 1.651 siswa. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Satu-satunya di Kaltim Terapkan Kriptografi Sandi Data, Pemkot Bontang Raih Apresiasi BSSN

Satu-satunya di Kaltim Terapkan Kriptografi Sandi Data, Pemkot Bontang Raih Apresiasi BSSN

Pemkot Bontang jadi pelopor kriptografi Sandi Data di Kaltim & raih apresiasi BSSN. Bentengi data medis RSUD & mitigasi siber.

TKA SMA Bontang Terkendala Server, Ini Jadwal Ujian Susulan Siswa

TKA SMA Bontang Terkendala Server, Ini Jadwal Ujian Susulan Siswa

Masalah pada server pusat membuat jadwal TKA turut berubah. Di Bontang, waktu dimundurkan, bahkan ada yang dijadwalkan ulang.

Server Gangguan Secara Nasional, Peserta TKA di Bontang Tidak Selesai Jawab Soal

Server Gangguan Secara Nasional, Peserta TKA di Bontang Tidak Selesai Jawab Soal

Di hari pelaksanaan TKA SMA/SMK di Bontang, mengalami masalah pada server. Baru jalan beberapa menit layar berubah menjadi putih.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer