Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DKP3 Kembali Adakan Gerakan Pasar Murah Jelang Ramadan, Beras dan Bahan Pokok Disubsidi

A
Penulis: Adhiel kundhara❯

 


Advertisement

DKP3 Bontang akan melaksanakan gelar pangan murah dengan harga di bawah pasaran.
DKP3 Bontang akan melaksanakan gelar pangan murah dengan harga di bawah pasaran.
 

BONTANG - Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 11 Februari 2026 pukul 08.00 hingga 13.00 Wita di Halaman UMKM Center MTQ Bontang. Sejumlah komoditas pangan strategis disiapkan dengan harga subsidi, mulai dari beras, minyak goreng, gula, tepung hingga telur.

Advertisement

Kabid Ketahanan Pangan DKP3 Bontang Debora Kristiani mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya stabilisasi harga dan pengendalian inflasi daerah menjelang Ramadan.

“Gerakan Pangan Murah ini kami siapkan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih rendah dari pasar. Ada beberapa komoditas yang kami subsidi,” kata Debora.

Untuk komoditas utama, DKP3 menyiapkan beras SPHP sebanyak 5 ton dengan subsidi harga Rp 2.500 per sak 5 kilogram. Jika harga normal Rp 65.500, maka pada GPM dijual Rp 60 ribu per sak.

Advertisement

Selain itu, tersedia juga beras premium dari Bulog sebanyak 1 ton atau sekitar 200 sak ukuran 5 kilogram. Beras premium yang biasanya dijual Rp 77.500 per sak, pada kegiatan ini dibanderol Rp 75 ribu.

Tak hanya beras, sejumlah bahan pangan lain juga dijual dengan harga distributor atau lebih murah dari pasaran. Di antaranya minyak goreng kemasan dua liter dijual Rp 37 ribu per bungkus, gula kemasan Rp 18 ribu, tepung terigu kemasan 500 gram Rp 5 ribu, serta telur ayam Rp 56 ribu per piring setelah mendapat subsidi Rp 4 ribu dari harga normal Rp 60 ribu.

Untuk stok minyak goreng, DKP3 menyiapkan sekitar 1 pikap atau 50 dus, dengan masing-masing dus berisi 12 liter. Selain itu, akan tersedia produk pangan lain dari agen distributor, termasuk cabai, sayuran segar, hingga hasil perikanan seperti udang.

“Produk pertanian seperti cabai dan sayuran juga akan dijual. Dari bidang perikanan ada udang. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan momen ini,” ucapnya.

Terkait pembatasan pembelian, Debora menyebut akan ada pengaturan khusus agar distribusi merata, terutama untuk beras SPHP yang menjadi komoditas bersubsidi utama. “Maksimal tiap konsumen dua karung,” tutur dia.

Pemkot Bontang mengimbau masyarakat datang lebih awal dan membawa tas belanja sendiri agar proses transaksi lebih tertib. Program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan serta meringankan beban masyarakat menjelang bulan suci Ramadan. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Satu-satunya di Kaltim Terapkan Kriptografi Sandi Data, Pemkot Bontang Raih Apresiasi BSSN

Satu-satunya di Kaltim Terapkan Kriptografi Sandi Data, Pemkot Bontang Raih Apresiasi BSSN

Pemkot Bontang jadi pelopor kriptografi Sandi Data di Kaltim & raih apresiasi BSSN. Bentengi data medis RSUD & mitigasi siber.

TKA SMA Bontang Terkendala Server, Ini Jadwal Ujian Susulan Siswa

TKA SMA Bontang Terkendala Server, Ini Jadwal Ujian Susulan Siswa

Masalah pada server pusat membuat jadwal TKA turut berubah. Di Bontang, waktu dimundurkan, bahkan ada yang dijadwalkan ulang.

Server Gangguan Secara Nasional, Peserta TKA di Bontang Tidak Selesai Jawab Soal

Server Gangguan Secara Nasional, Peserta TKA di Bontang Tidak Selesai Jawab Soal

Di hari pelaksanaan TKA SMA/SMK di Bontang, mengalami masalah pada server. Baru jalan beberapa menit layar berubah menjadi putih.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer